30 SD di Banyumas Belum Terapkan Kurikulum Merdeka

- Jumat, 27 Januari 2023 | 12:17 WIB
TANYA JAWAB: Siswa SDN 1 Kedungwuluh, Purwokerto Barat,sedang tanya jawab dengan guru, Jumat, 20 Januari 2023. (SMBanyumas/Citra Dewi Fatimah)
TANYA JAWAB: Siswa SDN 1 Kedungwuluh, Purwokerto Barat,sedang tanya jawab dengan guru, Jumat, 20 Januari 2023. (SMBanyumas/Citra Dewi Fatimah)

PURWOKERTO, suaramerdeka-banyumas.com - Sebanyak 30 Sekolah Dasar di Kabupaten Banyumas belum menerapkan Kurikulum Merdeka.

Kepala Seksi Kurikulum Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Muhammad Robani, Kamis, 26 Januari 2023 mengatakan, sebanyak 781 dari 811 Sekolah Dasar (SD) di Banyumas telah menerapkan Kurikulum Merdeka.

"Dari 781 SD, ada 3 sekolah yang memilih Kurikulum Merdeka pilihan satu yaitu Merdeka Berbagi, 11 memilih Merdeka Belajar, dan 767 memilih opsi Merdeka Mandiri Berubah," kata dia.

Robani menjelaskan, dalam Kurikulum Merdeka ini terdapat 2 hal pokok bagi siswa yaitu kegiatan intrakurikuler dan kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).

Baca Juga: Ada 37 Desa di Cilacap yang Masuk Kategori Miskin Ekstrem, Target Pemkab 2024 Teratasi

Dalam kegiatan intrakurikuler, siswa mendapatkan sikap, pengetahuan, dan ketrampilan melalui pembelajaran berbasis mata pelajaran.

Sedangkan dengan kegiatan P5, Robani menjelaskan, siswa diarahkan untuk memiliki pengetahuan dan keterampilan sesuai dengan capaian pembelajaran dan memiliki karakter yang kuat sesuai dengan profil pelajar Pancasila.

Menurut Robani dalam Kurikulum Merdeka, guru juga harus melakukan berbagai adaptasi.

"Para guru beradaptasi terutama dalam pembelajaran kurikulum 2013 ke Kurikulum Merdeka dengan melakukan pembelajaran atau peningkatan pemahaman Kurikulum Merdeka melalui platform Merdeka Mengajar," jelas Robani.

Baca Juga: Pengasuh Pondok Pesantren Berharap Perda Pesantren di Banyumas Segera Diketok

Untuk kedepannya, Robani mendorong 30 sekolah yang belum melakukan implementasi Kurikulum Merdeka.

"Dinas Pendidikan selalu mendorong kepada 30 sekolah tersebut untuk tetap aktif mempelajari Kurikulum Merdeka," jelasnya.

Sejauh ini, kata dia, Banyumas menduduki peringkat keempat pemanfaatan platform Merdeka Mengajar di wilayah Provinsi Jawa Tengah.

Oleh karena itu, Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas tetap berupaya mendorong sekolah yang belum menerapkan kurikulum tersebut.

Halaman:

Editor: Nugroho Pandhu Sukmono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Dua Guru Besar UIN Saizu Dikukuhkan

Kamis, 2 Maret 2023 | 08:42 WIB
X