Hari Ini dalam Sejarah: 28 September, Hari Kereta Api Indonesia

- Rabu, 28 September 2022 | 07:26 WIB
Stasiun Ambarawa sekitar tahun 1905 dan terangkai pada tanggal 28 September menjadi hari kereta api Indonesia(SM Banyumas/ KITLV)
Stasiun Ambarawa sekitar tahun 1905 dan terangkai pada tanggal 28 September menjadi hari kereta api Indonesia(SM Banyumas/ KITLV)

Sementara itu di Kalimantan, Bali, dan Lombok hanya dilakukan studi mengenai kemungkinan pemasangan jalan rel, belum sampai tahap pembangunan.

Sampai akhir tahun 1928, panjang jalan kereta api dan trem di Indonesia mencapai 7.464 km dengan perincian rel milik pemerintah sepanjang 4.089 km dan swasta sepanjang 3.375 km.

Pada tahun 1942 Pemerintah Hindia Belanda menyerah tanpa syarat kepada Jepang. Semenjak itu, perkeretaapian Indonesia diambil alih Jepang dan berubah nama menjadi Rikuyu Sokyuku (Dinas Kereta Api).

Baca Juga: Tunggangi Suzuki, Danilo Petrucci Kembali ke MotoGP

Selama penguasaan Jepang, operasional kereta api hanya diutamakan untuk kepentingan perang. Salah satu pembangunan di era Jepang adalah lintas Saketi-Bayah dan Muaro-Pekanbaru untuk pengangkutan hasil tambang batu bara guna menjalankan mesin-mesin perang mereka. Namun, Jepang juga melakukan pembongkaran rel sepanjang 473 km yang diangkut ke Burma untuk pembangunan kereta api disana.

Halaman:

Editor: Susanto

Sumber: KAI

Tags

Artikel Terkait

Terkini

30 SD di Banyumas Belum Terapkan Kurikulum Merdeka

Jumat, 27 Januari 2023 | 12:17 WIB

FTIK UIN Saizu Gelar Rakor dengan Kepala Lembaga

Rabu, 25 Januari 2023 | 08:32 WIB
X