Generasi Muda Didorong Jadi Agen Gerakan Pluralisme

- Senin, 5 September 2022 | 08:56 WIB
SAMPAIKAN PENDAPAT: Seorang peserta Kemah Pluralisme saat menyampaikan pendapatnya mengenai fenomena sosial keragamaan di Area Kemah Germanggis, Cilongok, Sabtu 3 September 2022.(SM Banyumas/Susanto)
SAMPAIKAN PENDAPAT: Seorang peserta Kemah Pluralisme saat menyampaikan pendapatnya mengenai fenomena sosial keragamaan di Area Kemah Germanggis, Cilongok, Sabtu 3 September 2022.(SM Banyumas/Susanto)

BANYUMAS, suaramerdeka-banyumas.com-Generasi muda diharapkan dapat memahami dan memperkuat gerakan pluralisme sehingga kebhinekaan sebagai kekayaan bangsa dan negara bisa terus terjaga.

Hal itu mengemuka dalam Kemah Pluralisme yang digelar di Arena Perkemahan Germanggis Cilongok yang diinisiasi oleh Tim Pengabdian LPPM Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto, Forum Persaudaraan Lintas Iman (Forsa), dan Pondok Pesantren Darul Falah Kedungwuluh, Sabtu-Minggu 3-4 September 2022.

Ketua Tim Pengabdi LPPM Unsoed Purwokerto Ulul Huda  mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk dari pengabdian perguruan tinggi  terhadap masyarakat. Kebutuhan masyarakat akan adanya agen-agen perubahan terutama dari generasi muda: mahasiswa dalam menyebar nilai-nilai keragaman, toleransi dan komunikasi ini sangat mendesak dewasa ini. 

"Apalagi saat ini penyebaran nilai intoleransi, radikalisme hingga terorisme makin masif ke kalangan generasi muda. Jika ini dibiarkan pasti sangat mengancam keutuhan bangsa dan negara yang beraneka ragam SARA, " ujarnya. 

Ketua Forsa Banyumas, Musmuallim mengatakan Kemah Pluralisme merupakan salah satu dari sekian banyak kegiatan Forsa yang merangkul para pelajar, mahasiswa lintas agama dan kepercayaan di Banyumas Raya.

Baca Juga: Innalillahi, Mbah Sumedi Onthel Tewas Ditabrak Motor

Dalam kemah ini diisi dengan penguatan materi tentang toleransi, moderasi beragama, pluralisme- keragaman, memahami perbedaan dalam beragama, prasangka sosial, bijak bermedia
sosial, jurnalistik kreatif.

"Dalam kegiatan ini juga dilaksanakan menanam pohon, kunjungan ke satuan budaya dan agama, menulis untuk keragaman sebagaimana pernah dilaksanakan dalam Kemah Lintas Keyakinan di Baturraden tahun 2021 sebelumnya," jelasnya.

Dalam kegiatan kemah pluralisme inilah seluruh peserta dari lintas agama dan kepercayaan menyatu dan saling berbagi pengalaman soal religiositas yang mereka alami.

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Nyalakan Asa Anak-Anak Perempuan Keluarga Duafa

Rabu, 30 November 2022 | 17:26 WIB
X