Lolos Passing Grade 2021, Guru Honorer Diprioritaskan Seleksi ASN PPPK 2022

- Jumat, 24 Juni 2022 | 15:13 WIB
GRAFIS Mekanisme Seleksi guru ASN PPPK Tahun 2022 (SM Banyumas/Dok Kemdikbud)
GRAFIS Mekanisme Seleksi guru ASN PPPK Tahun 2022 (SM Banyumas/Dok Kemdikbud)
JAKARTA, suaramerdeka-banyumas.com- Para guru dan tenaga kependidikan honorer Kabupaten Banyumas yang lolos passing grade memegang acuan dari pemerintah pusat terkait prioritas pengangkatan ASN Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tanpa tes bagi guru yang lolos passing grade tahun 2021.
 
Peraturan yang dipegang oleh para guru honorer untuk menuntut agar bisa diangkat PPPK tahun 2022 ini adalah berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PermenPANRB) Nomor 20 Tahun 2022, tentang Pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Untuk Jabatan Fungsional Guru Pada Instansi Daerah Tahun 2022.
 
Sebelumnya Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim, di Jakarta Senin 6 Juni 2022 sebagaimana dikutip dari laman resmi Kemdikbud RI menerangkan yang akan menjadi prioritas pada pengadaan guru PPPK tahun 2022 adalah guru non Aparatur Sipil Negara (ASN) atau honorer yang telah lolos passing grade atau memenuhi nilai ambang batas pada seleksi PPPK Jabatan Fungsional guru tahun 2021.
 
 
Prioritas tersebut tertuang dalam PermenPANRB Pasal 5, Ayat 2, tentang pelamar prioritas I.

Mendikbudristek menambahkan pemerintah akan terus memberikan solusi terbaik bagi para guru non-ASN yang telah mendedikasikan diri untuk mendidik peserta didik menjadi insan yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.
 
“Terus bersemangat, manfaatkan peluang yang diberikan pemerintah untuk menjadi sosok guru lebih baik,” pesan Mendikbudristek.
 

Pada seleksi ASN PPPK tahun 2021, kata Menteri Nadiem, terdapat 193.954 guru lulus namun tidak dapat formasi yang akan menjadi prioritas pada seleksi ASN PPPK tahun 2022.
 
“Pemerintah akan memberikan prioritas kepada guru yang telah lulus tahun lalu pada seleksi ASN PPPK tahun ini,” terang Mendikbudristek.
 
Baca Juga: Jual Hasil Curian Via Online, Pelaku Curanmor Ditangkap

Diterangkan pada Pasal 32 bahwa seleksi kompetensi bagi pelamar prioritas I menggunakan hasil seleksi tahun 2021. Seleksi kompetensi tersebut terdiri atas seleksi kompetensi I dan seleksi kompetensi II.
 
Apabila pelamar memilih jabatan yang sama pada seleksi kompetensi I dan seleksi kompetensi II, maka dinyatakan lulus dengan menggunakan nilai akhir paling tinggi.
 
Selain itu, apabila pelamar memilih jabatan yang berbeda pada seleksi kompetensi I dan seleksi kompetensi II, maka dinyatakan lulus dengan menggunakan nilai akhir pada seleksi kompetensi II terlebih dahulu.
 
Baca Juga: Soal Tambahan Formasi PPPK, Guru Honorer Wiyata Bhakti Banyumas Minta Sebelum 28 Juni Sudah Ada Keputusan

Sementara itu, Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK), Iwan Syahril, mengatakan pelamar prioritas wajib mendaftar pada sekolah tempat bertugas sepanjang tersedia kebutuhan yang sesuai dengan sertifikat pendidik dan/atau kualifikasi akademik yang dimiliki. 
 
Ketentuan tersebut tertuang pada Pasal 33 ayat 1.
 
“Kemudian dijelaskan pada ayat 2, jika tidak tersedia kebutuhan yang sesuai dengan sertifikat pendidik dan/atau kualifikasi akademik yang dimiliki pada sekolah tempat bertugas, pelamar prioritas dapat mendaftar ke sekolah lain yang masih tersedia kebutuhannya,” lanjut Iwan.

“Pemilihan sekolah merupakan keberminatan pelamar untuk memilih tempat bertugas apabila diterima sebagai guru ASN PPPK,” tambah Iwan.***

Editor: Susanto

Sumber: Kemdikbud

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jabatan Kepala Sekolah di Tiga SMP Negeri Masih Kosong

Selasa, 6 Desember 2022 | 06:28 WIB

Nyalakan Asa Anak-Anak Perempuan Keluarga Duafa

Rabu, 30 November 2022 | 17:26 WIB
X