PPDB SMA/SMK Negeri, Yatim Piatu karena Covid-19 Diakomodasi

- Jumat, 17 Juni 2022 | 07:40 WIB
PPDB SMA/SMK Negeri mengakomodasi anak yatim piatu dampak Covid-19 (SM Banyumas/Budi Setyawan)
PPDB SMA/SMK Negeri mengakomodasi anak yatim piatu dampak Covid-19 (SM Banyumas/Budi Setyawan)

 



PURWOKERTO, suaramerdeka-banyumas.com - Dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)  jenjang SMA/SMK negeri di Provinsi Jateng tahun ini, calon peserta didik yatim piatu yang orang tuanya meninggal dunia karena Covid-19 diakomodasi.

Ketua Panitia PPDB SMA/SMK Negeri Cabang Dinas Pendidikan Wilayah X Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jateng, Dwi Sucipto mengatakan, selain calon peserta didik dari keluarga ekonomi tidak mampu, anak panti dan putra-puteri tenaga kesehatan, dalam PPDB tahun ini anak yatim piatu yang orang tuanya meninggal dunia karena Covid-19 juga mendapat prioritas diterima.

Dalam pelaksanaan PPDB, anak yatim piatu tersebut bisa mendaftar melalui jalur afirmasi. Kebijakan tersebut baru diberlakukan dalam PPDB tahun ini.
 
Baca Juga: Rangkul PAN Masuk Kabinet, Jokowi Ingin Tunjukkan Posisi Tawar di 2024

''Untuk anak yang berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu, datanya sudah ada dalam aplikasi yang sumbernya dari Dinas Sosial. 
 
Demikian pula untuk putera-puteri dari tenaga kesehatan, datanya juga sudah ada dari Dinas Kesehatan,'' terang dia, kemarin.

Berdasarkan petunjuk teknis (juknis), PPDB jenjang SMA negeri di Provinsi Jateng dilaksanakan melalui empat jalur. Di antaranya jalur zonasi, jalur afirmasi, jalur perpindahan tugas orang tua/wali dan jalur prestasi.
 
Baca Juga: Dosen ITTP Ciptakan Teknologi Budidaya Tanaman Hidroponik

Untuk jalur zonasi, calon peserta didik yang wajib diterima paling sedikit 55 persen dari daya tampung. Kemudian untuk jalur afirmasi, calon peserta didik yang wajib diterima paling sedikit 20 persen dari daya tampung sekolah.

Untuk jalur perpindahan tugas orang tua/wali, calon peserta didik yang wajib diterima paling banyak 5 persen dari daya tampung. 
 
Adapun untuk jalur prestasi, calon peserta didik yang diterima paling banyak 20 persen dari daya tampung yang tersedia.
 
Baca Juga: Pak Budi : Aplikasi Tes Minat Bakat Untuk Menentukan Jurusan di Perguruan Tinggi

Sementara untuk PPDB jenjang SMK negeri tidak menerapkan jalur sebagaimana pada PPDB jenjang SMA negeri, namun menggunakan sistem seleksi.

Dwi Sucipto menambahkan, untuk pelaksanaan pendaftaran secara online dibuka mulai Rabu (15/6) sampai 28 Juni mendatang.

''Saat pendaftaran tanggal 15 Juni (kemarin), belum ada pendaftar yang masuk, karena jenjang SMP baru pengumuman kelulusan.  Mungkin hari ini sudah mulai banyak yang masuk  pendaftarnya,'' terang dia.
 
Baca Juga: 10 Wakil Indonesia Siap Berjuang di Babak 16 Besar Indonesia Open 2022, Fajri Hadapi Rekan Senegara

Sebelum proses pendaftaran, lanjut dia, calon peserta didik terlebih dulu mengunggah berkas pendaftaran terlebih dulu.   

Mereka membuat akun pendaftaran.  Setelah itu, dilakukan proses verifikasi berkas dan aktivasi akun.***
 
 

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gedung Serbaguna MAN Purbalingga Diharapkan Jadi Ikon

Sabtu, 10 September 2022 | 12:18 WIB

Generasi Muda Didorong Jadi Agen Gerakan Pluralisme

Senin, 5 September 2022 | 08:56 WIB

Moeldoko Resmikan Politeknik GUSDURian

Jumat, 2 September 2022 | 18:59 WIB
X