Sejarah Pancasila, Ini Hubungan Pancasila dengan Islam Sesuai Hasil Munas Alim Ulama NU Situbondo 1983

- Selasa, 31 Mei 2022 | 08:20 WIB
PIAGAM Hubungan Pancasila dengan Islam sesuai hasil Munas Alim Ulama NU Situbondo 1983.(SM Banyumas/Dok)
PIAGAM Hubungan Pancasila dengan Islam sesuai hasil Munas Alim Ulama NU Situbondo 1983.(SM Banyumas/Dok)

Suaramerdeka-banyumas.com- Islam dan Pancasila seringkali dipertentangkan sejak masa lampau dan diperdebatkan hingga sekarang. Panas-panasnya adalah ketika pemerintah Orde Baru era Soeharto 'memaksakan' agar Pancasila menjadi dasar seluruh organisasi kemasyarakat dan politik. 

Banyak yang menentang, namun ormas Islam terbesar Nahdlatul Ulama (NU) justru menerimanya. 

Penerimaan ini menuai prokontra di kalangan Islam. Apalagi saat itu regim Orba masih sangat berkuasa dan sangat jelas memaksakan tafsir Pancasila terutama dengan penataran P4 dan kegiatan lainnya. 

Baca Juga: Garap Sendratari Ksatria Singadipa, Rianto: Memaknai Semangat Juang Sang Panglima

Dalam era itu pimpinan NU yaitu KH As’ad Syamsul Arifin dan juga KH Ahmad Siddiq berdiplomasi dengan Presiden Soeharto.

Mereka meyakinkan kalau regim tidak akan memanfaatkan Pancasila untuk menggeser agama dan agama tidak akan dipancasilakan, maka NU mau menerima Pancasila sebagai asas organisasi, tanpa harus meninggalkan Ahlussunnah wal Jama’ah sebagai dasar akidahnya.

Bahkan persoalan ini menjadi tema serius yang dibahas tuntas dalam Musyawarah Nasional Ali Ulama (Munas NU) Sukorejo, Situbondo pada tahun 1983. 

Baca Juga: Hari Lanjut Usia Nasional, PKK Banyumas Berbagi Bahagia di Panti Lansia

Dikutip dari Abdul Mun’im DZ (Editor) dari buku Piagam Perjuangan Kebangsaan, 2011, Suara Merdeka Banyumas menuliskan kembali isi dari Deklarasi Hubungan Pancasila dengan Islam yang ditulis dalam Bahasa Indonesia namun ditulis dengan huruf Arab. 

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Lebih dari 1000 Anak TK Ikuti Manasik Haji

Jumat, 30 September 2022 | 05:33 WIB

Gedung Serbaguna MAN Purbalingga Diharapkan Jadi Ikon

Sabtu, 10 September 2022 | 12:18 WIB

Generasi Muda Didorong Jadi Agen Gerakan Pluralisme

Senin, 5 September 2022 | 08:56 WIB

Moeldoko Resmikan Politeknik GUSDURian

Jumat, 2 September 2022 | 18:59 WIB
X