Kapan PTM Dilaksanakan 100 % ? Ini Jawaban Cabdin Pendidikan

- Senin, 7 Maret 2022 | 18:00 WIB
PTM TERBATAS : Sejumlah siswa di salah satu SD di Kabupaten  Banyumas mengikuti uji coba PTM terbatas. (SMBanyumas/Budi Setyawan)
PTM TERBATAS : Sejumlah siswa di salah satu SD di Kabupaten Banyumas mengikuti uji coba PTM terbatas. (SMBanyumas/Budi Setyawan)


PURWOKERTO, suaramerdeka-banyumas.com-Kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) bagi siswa sekolah di Kabupaten Banyumas, sampai sekarang masih berlangsung 50 persen.

Belum ada tanda-tanda kapan kegiatan PTM akan dilaksanakan secara penuh atau 100 persen. 

Lalu kapan PTM bisa dilaksanakan secara penuh atau 100 % ?

Baca Juga: Banyak Proyek Konstruksi PEN Tahun 2021, Ekonomi Banyumas Tumbuh Jadi 4,00 Persen

Kasi SMA dan SLB Cabang Dinas Pendidikan Wilayah X Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jateng, Dwi Sucipto menyebut, untuk PTM 100 persen kemungkinannya nanti tetap ada. 

Hanya saja, sampai sejauh ini belum dilakukan.

''Kami sudah melaksanakan rapat koordinasi kaitannya membicarakan PTM.  Pada dasarnya kita tetap berpegang pada SKB 4 menteri, namun juga mengacu pada kebijakan kabupaten,'' ungkapnya.

Baca Juga: Mobil Satlantas Polres Purbalingga Terlibat Kecelakaan

Dia menjelaskan, untuk saat ini kegiatan pembelajaran tatap muka di sekolah yang ada di Banyumas masih menerapkan 50 persen. 

Begitu juga dengan sekolah di Kabupaten Cilacap juga masih PTM 50 persen, baik untuk untuk jenjang SMA, SMK maupun SLB.

''Untuk mengubah itu, yakni dari PTM 50 persen ke PTM 100 persen, tentu kita akan mengikuti perkembangan Covid-19 di daerah (kabupaten) dan kebijakan yang ada di daerah (kabupaten),'' tambahnya.

Baca Juga: 2.581 Botol Miras Dimusnahkan Satpol PP Banjarnegara

Bila memang kondisi kasus Covid-19 di Kabupaten Banyumas sudah menunjukkan adanya penurunan, menurut dia, kemungkinan bupati juga akan mengambil sikap untuk menyesuaikan dengan kondisi tersebut.

Terkait dengan temuan jumlah kasus Covid-19 yang terjadi di sekolah, khususnya jenjang SMA, SMK maupun SLB, pihaknya mengaku tidak mengetahui secara pasti.

''Untuk jumlah temuan kasus, kita tidak tahu, sebab itu cepat sekali perubahan dan perkembangannya,'' ujar dia. 

Baca Juga: Bobol Dana Bank Jateng Purwokerto Rp 1,9 M , Kontraktor dan Pegawainya Asal Cilacap Ditetapkan Jadi Tersangka

Namun demikian, lanjut dia, setiap kali ditemukan adanya kasus Covid-19 di sekolah, sekolah maupun Cabang Dinas Pendidikan langsung melakukan langkah-langkah.

Sementara untuk menekan terjadi kasus Covid-19 di sekolah, saat ini inspeksi mendadak (sidak) terkait penerapan protokol kesehatan (prokes) di sekolah terus dilakukan.

''Bahkan bupati memerintahkan agar sidak yang dilakukan tim gugus Tugas Covid-19 kabupaten minimal 2 sampai 3 sekolah per hari,'' tandasnya. ***

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

30 SD di Banyumas Belum Terapkan Kurikulum Merdeka

Jumat, 27 Januari 2023 | 12:17 WIB
X