Satuan Pendidikan Diimbau Tak Bepergian ke Luar Kota

- Jumat, 17 Desember 2021 | 14:39 WIB
RAPID ANTIGEN: Seorang siswa MI Maarif NU 1 Kranggan, Kecamatan Pekuncen 1 saat menjalani tes rapid antigen Rabu (15/12).(SM Banyumas/DOK)
RAPID ANTIGEN: Seorang siswa MI Maarif NU 1 Kranggan, Kecamatan Pekuncen 1 saat menjalani tes rapid antigen Rabu (15/12).(SM Banyumas/DOK)

PURWOKERTO, suaramerdeka-banyumas.com - Seluruh warga satuan pendidikan diimbau untuk tidak bepergian dan tidak pulang kampung ke luar daerah dengan tujuan yang tidak primer selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru), serta libur akhir semester gasal.

Hal itu tertuang dalam ketentuan yang dikeluarkan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Irawati terkait libur semester gasal selama dua pekan yang akan di mulai pada Senin 20 Desember 2021.

"Satuan pendidikan mengimbau dan memberikan pemahaman serta kesadaran kepada peserta didik dan orang tua/wali untuk tidak bepergian ke luar daerah selama libur akhir semester," katanya.

Dalam ketentuan selama libur semester gasal, seluruh warga satuan pendidikan juga wajib menerapkan protokol kesehatan yang lebih ketat dalam melakukan aktivitas.

Baca Juga: Peran PPKM Mikro Diminta Dioptimalkan

Diantaranya memakai masker, mencuci tangan pakai sabun/hand sanitizer, menjaga jarak, mengurangi mobilitas dan menghindari kerumunan dan melakukan 3T (testing, tracing dan treatment).

Kemudian, bagi pendidik dan tenaga kependidikan ASN (Aparatur Sipil Negara) maupun non ASN tidak boleh mengambil cuti, work from home (WFH) dan libur akhir semester gasal.

Penyelenggara satuan pendidikan yang diselenggarakan masyarakat (sekolah swasta) juga diimbau untuk menunda pemberian cuti, WFH dan libur akhir semester gasal bagi pendidik dan tenaga kependidikan.

Salah satu orang tua siswa, Fitri mengaku telah mendapat pemberitahuan dari sekolah untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dan tidak bepergian ke luar kota untuk menghindari penyebaran dan penularan Covid-19.

Baca Juga: Ini Hoaks! Gejala Varian Omicron Disebabkan oleh Komplikasi Vaksin Covid-19

"Paling kami membuat aktivitas sendiri bersama anak agar betah di rumah saja," tuturnya.***

Editor: Puji Purwanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X