Dindik Banyumas Mulai Verifikasi Anak Tidak Sekolah di 60 Desa

- Jumat, 26 Mei 2023 | 17:35 WIB
Petugas saat bertemu dengan Camat Kebasen untuk melakukan verifikasi dan validasi (verval) terhadap Anak Tidak Sekolah (ATS) di kecamatan tersebut. (SMBanyumas/istimewa)
Petugas saat bertemu dengan Camat Kebasen untuk melakukan verifikasi dan validasi (verval) terhadap Anak Tidak Sekolah (ATS) di kecamatan tersebut. (SMBanyumas/istimewa)

BANYUMAS, suaramerdeka-banyumas.com - Anak Tidak Sekolah (ATS) yang berasal dari 60 desa di 21 kecamatan di Kabupaten Banyumas, saat ini mulai diverifikasi dan divalidasi oleh petugas.

Seperti yang dilakukan Operator Dapodik (Data Pokok Pendidikan) Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Wahyu Mukharor, Jumat, 26 Mei 2023. Ia melakukan verifikasi dan validasi (verval) terhadap anak tidak sekolah dengan mengunjungi desa di wilayah Kecamatan Kebasen.

Menurut dia, berdasarkan data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE), di Kecamatan Kebasen terdapat 53 anak tidak sekolah.

Baca Juga: FGSNI Minta Menteri Agama Serius Tuntaskan dan Terbitkan SK Inpassing

"Ada data sebanyak 53 anak tidak sekolah dan drop out yang tersebar di 4 desa," terangnya.

Dengan izin dan kerjasama dari camat dan pemerintah desa setempat, verifikasi dan validasi data diharapkan dapat berjalan dengan lancar untuk mendukung Kabupaten Banyumas zero ATS, drop out maupun lulus tidak melanjutkan sekolah.

Adapun basis data yang digunakan adalah data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).

Ini adalah upaya yang terarah, terpadu, dan berkelanjutan yang dilakukan pemerintah, pemerintah daerah, dan/atau masyarakat dalam bentuk kebijakan, program dan kegiatan pemberdayaan, pendampingan, serta fasilitasi untuk memenuhi kebutuhan dasar setiap warga negara.

Baca Juga: Bukan Dinar Candy, Tapi Ini Kisah Dinar Maulana yang Sakit Habis Operasi Tetap Ikuti UTBK SNBT Unsoed

Sementara Camat Kebasen, Wahyu Adhi Fibrianto menyambut baik adanya gerakan ini, karena tidak dapat dipungkiri masih terdapat anak putus sekolah di setiap kecamatan di Kabupaten Banyumas.

Terpisah dalam acara Sosialisasi Penanganan Anak Tidak Sekolah di sebuah rumah makan di Baturraden, Asisten Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Banyumas, Purwadi Santoso mengatakan, Pemkab Banyumas bertekad untuk mengentaskan anak tidak sekolah.

Harapannya tahun depan sudah tidak ada lagi anak yang tidak bersekolah di kabupaten ini.

Saat ini ada empat kecamatan yang dijadikan sebagai proyek percontohan penanganan anak tidak sekolah.

Baca Juga: Mengungkap Rahasia Tangan Dingin Alipi Sukmawati Wardani, Guru Pencetak Para Siswa Juara...

Halaman:

Editor: Nugroho Pandhu Sukmono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Siswa MTs Pakis Cilongok Akan Terbitkan Novel

Jumat, 19 Mei 2023 | 19:45 WIB
X