Prospek Pertumbuhan E-commerce, Sisi Positif Era Society 5.0

- Jumat, 30 September 2022 | 22:26 WIB
Siti Nurfauziah  (SMBanyumas/istimewa)
Siti Nurfauziah (SMBanyumas/istimewa)

Oleh : Siti Nurfauziah*

TEKNOLOGI informasi bukanlah sesuatu hal yang sulit didapatkan pada masa kini. Selain karena cakupannya sudah masuk ke semua lini kehidupan masyarakat di dunia, termasuk Indonesia. Dalam perkembangannya, teknologi informasi akan terus berinovasi dan bertransformasi dan semakin canggih.

Di masa mendatang, Era Society 5.0 menggambarkan bahwa setiap kegiatan yang dilakukan manusia sangat bergantung kepada teknologi. Gawai atau telepon pintar menjadi kebutuhan dasar dalam sendi-sendi kehidupan manusia.

Kecanggihan teknologi informasi ini memberikan banyak kemudahan bagi kehidupan masyarakat. Kemudahan tak hanya dirasakan dalam dunia akademik, perdagangan dan ekonomi turut terdampak dengan kemunculan e-commerce atau perdagangan elektronik.

Masyarakat kian tergantung dengan teknologi kala melakukan transaksi bisnis bahkan cenderung enggan untuk melakukan transaksi bisnis secara tradisional. Dengan demikian, e-commerce akan menjadi primadona dalam transaksi bisnis, sehingga prospeknya semakin luas.

Baca Juga: Dosen ITTP Ciptakan Teknologi Budidaya Tanaman Hidroponik

Mariza Arfina dan Robert Marpuang (2005) menjelaskan, e-commerce atau yang biasa dikenal dengan e-com dapat diartikan sebagai suatu cara berbelanja atau berdagang secara daring atau direct selling yang memanfaatkan fasilitas internet dimana terdapat website yang menyediakan layanan 'get and deliver'.

Berdasarkan definisi ini, perdagangan elektronik menjadi salah satu pendongkrak munculnya perusahaan-perusahaan atau start-up baru untuk memenuhi kebutuhan masyarakat secara luas. Dalam kerangka e-commerce terdapat orang merupakan bagian dari masyarakat dalam Society 5.0.

Pemasaran dan periklanan pada e-commerce di Era Society 5.0 akan semakin mudah karena masyarakat sudah terhubung ke internet dan menjadi gaya hidup mereka.

Era perdagangan elektronik ini menuntut tersedianya sejumlah layanan pendukung seperti logistik, pembayaran, keamanan sistem dan jaringan, dan sebagainya. Di era Society 5.0, tentu saja itu akan memperkuat layanan dukungan dengan memanfaatkan IoT, AI, cloud, robot, pesawat tanpa awak dan teknologi sensor.

Halaman:

Editor: Nugroho Pandhu Sukmono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tragedi 27 Juli: Serpih Ingatan Melawan Lupa

Jumat, 29 Juli 2022 | 13:11 WIB

Jalan Berliku 24 Tahun Reformasi

Sabtu, 21 Mei 2022 | 12:13 WIB

Komunikasi Keluarga Terhadap Pendidikan Anak

Jumat, 20 Mei 2022 | 17:27 WIB

Masalah Bersama itu Bernama Lost Learning

Minggu, 23 Januari 2022 | 15:22 WIB

Kafala dan Kekerasan Struktural Bagi Pekerja Migran

Sabtu, 18 Desember 2021 | 12:52 WIB

Tentang 'Botoh' di Seputaran Arena Pilkades Serentak

Selasa, 14 Desember 2021 | 15:50 WIB

Politik Diametral

Rabu, 3 November 2021 | 14:22 WIB
X