Ini Fakta Sejarah Olimpiade, Burung Dibunuh untuk Dijadikan Objek

- Jumat, 30 Juli 2021 | 15:46 WIB
Seorang penembak skeet membidik sasaran tanah liat. (Kredit gambar: Michael Satterfield / Unsplash)
Seorang penembak skeet membidik sasaran tanah liat. (Kredit gambar: Michael Satterfield / Unsplash)

JAKARTA, suaramerdeka-banyumas.com - Olimpiade 2020 terus berlangsung, namun tak banyak yang melirik soal fakta sejarah olimpiade di masa lampau, seperti burung yang  menjadi obyek olahraga tembak. 

Para atlet dari penjuru negara di dunia berebut untuk meraih medali Olimpiade yang digelar setiap empat tahun sekali itu.

Dibalik kemegahan Olimpiade tersebut ternyata terdapat beberapa fakta sejarah yang layak diketahui.

Diantaranya terdapat sejarah kelam dalam ajang Olimpiade.

Salah satunya adalah burung merpati digunakan sebagi objek menembak pada Olimpiade Paris 1990.

Dilansir dari lifestyleasia Itu adalah satu-satunya sejarah permainan dimana hewan hidup dibunuh untuk olahraga.

Leon de Lunden dari Belgia menembak 21 dari 300 burung untuk memenangkan acara tersebut.

Namun, Komite Olimpiade Internasional (IOC) tidak lagi mengakui acara tersebut.

Selain penggunaan hewan yang dijadikan objek menembak, terdapat beberapa acara ganjil lainnya di Olimpiade tersebut.

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Terkini

Piala Uber 2020 : Ini Susunan Indonesia vs Jepang

Selasa, 12 Oktober 2021 | 17:45 WIB
X