Kasusnya Tertinggi, Aceh Diminta Mendesak Lakukan Perbaikan dan Antisipasi

- Jumat, 27 Agustus 2021 | 13:07 WIB
Prof Wiku Adisasmito
Prof Wiku Adisasmito

JAKARTA, suaramerdeka-banyumas.com- Satgas Penanganan Covid-19 nasional meminta kepada Pemerintah Daerah (Pemda) yang masih mencatatkan positivity rate yang tinggi, untuk melakukan perbaikan dan antisipasi, termasuk dalam hal ini adalah Provinsi Aceh

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito saat memberi keterangan Pers di Graha BNPB, Kamis (26/8/2021) yang juga disiarkan di kanal YouTube Setpres,  mengingatkan kepada pemimpin daerah untuk membaca data termasuk kondisi detail seperti positivity rate, selisih kasus mingguan, serta jumlah kasus aktifnya.  

Perkembangan di Aceh, positivity rate-nya yang tertinggi mencapai 51,55%, Aceh juga menjadi satu-satunya provinsi yang masih mengalami kenaikan kasus mingguan, yaitu naik 429 kasus dibandingkan minggu sebelumnya.

Baca Juga: Soal Jemaah Umrah Indonesia, Saudi Belum Keluarkan Kebijakan

Sementara dari sisi kesembuhan menurun sebesar 1.291 kasus, kematian mengalami kenaikan 35 kasus, dan kasus aktifnya juga masih mengalami kenaikan 1.067 kasus.

Tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di Aceh juga meningkat dibandingkan minggu sebelumnya, dari 56% naik menjadi 59%. 

Sebagai catatan, posko yang telah terbentuk di Aceh sudah mencapai 68,5% dari total desa/kelurahan di daerahnya dengan 66,03% posko sudah melaporkan kinerjanya.

Baca Juga: Wisata Baturraden Siap Uji Coba Buka, Pengunjung Harus Tunjukkan Kartu Vaksin

Namun, kinerja posko yang paling tinggi dilaporkan adalah Edukasi dan Sosialisasi 3M (18 ribu laporan), sedangkan kinerja penting lainnya seperti menegur dan membubarkan kerumunan masih terbilang rendah (

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Terkini

Bersama Santri, Partai Gelora Tanam 10 Juta Pohon

Selasa, 30 November 2021 | 07:22 WIB

Realisasi Pemulihan Ekonomi Nasional Sudah 65 Prosen

Selasa, 16 November 2021 | 01:16 WIB
X