Dugaan Korupsi di Pemkab Banjarnegara, KPK Jadwalkan Panggil 2 Pejabat Ini

- Selasa, 24 Agustus 2021 | 12:09 WIB
PENYIDIK KPK: Salah seorang penyidik KPK di ruangan kantor penyedia aspal PT Sambas Wijaya di Desa Penaruban, Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tenga, Rabu (11/8/2021).  (SMBanyumas/Ryan Rachman)
PENYIDIK KPK: Salah seorang penyidik KPK di ruangan kantor penyedia aspal PT Sambas Wijaya di Desa Penaruban, Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tenga, Rabu (11/8/2021). (SMBanyumas/Ryan Rachman)

JAKARTA, suaramerdeka-banyumas.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemanggilan dua saksi terkait kasus dugaan korupsi turut serta dalam pemborongan, pengadaan atau persewaan pada Dinas PUPR Pemkab Banjarnegara Tahun 2017-2018 dan penerimaan gratifikasi.

Kedua saksi yang dipanggil yakni Kepala Dinas PUPR Kabupaten Banjarnegara, Tatag Rochyadi dan Kabid Penyelenggaraan E-Government Dinas Komunikasi dan Informartika Kabupaten Banjarnegara, Veriyanto sebagai saksi.

Kedua saksi itu rencanannya akan diperiksa di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (24/8/2021).

Baca Juga: KPK Geledah Rumah Pengusaha Konstruksi di Banjarnegara, Ketua RT: Ada 10 Sertifikat Tanah Dibawa

"Hari ini bertempat di Gedung KPK Merah Putih, Tim Penyidik mengagendakan pemanggilan saksi-saksi," kata kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri melalui keterangan pers kepada wartawan, Selasa.

Dua pekan lalu, KPK mengeledah tujuh lokasi di Kabupaten Banjarnegara dan Purbalingga untuk mengusut kasus ini.

Lokasi yang digeledah di antaranya rumah dinas Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono di Jalan Dipayuda, Banjarnegara, Jawa Tengah, kantor bupati, kantor Dinas PUPR, rumah seorang pengusaha konstruksi di Desa Blambangan, Kecamatan Bawang, Kabupaten Banjarnegara dan kantor kontraktor PT Bumi Redjo.

Baca Juga: Geledah 2 Lokasi di Purbalingga, KPK Temukan Dokumen dan Barang Bukti Elektronik Korupsi Banjarnegara

Di Purbalingga, Jawa Tengah, terdapat dua lokasi yang disambangi yaitu kantor penyedia aspal PT SW di Jl Yasadiwirya Desa Penaruban, Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga, dan rumah kediaman di Jl Dipokusumo, Kelurahan Purbalingga Lor, Kecamatan Purbalingga Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah.

Pada dua lokasi tersebut, ditemukan dan diamankan berbagai dokumen dan barang bukti elektronik yang diduga terkait perkara.

Halaman:

Editor: Nugroho Pandhu Sukmono

Tags

Terkini

Mahfud MD: Teroris Bukan Pejuang Agama!

Jumat, 9 Desember 2022 | 08:43 WIB

Status Vulkanik Gunung Semeru Meningkat Menjadi Awas

Minggu, 4 Desember 2022 | 15:08 WIB
X