Erupsi Semeru, Khofifah Indar Parawansa Sebut Ada 12 Titik Pengungsian dan 2.219 Pengungsi

- Minggu, 4 Desember 2022 | 17:42 WIB
Waspada, awan panas guguran Semeru sudah radius 7 kilometer (Instagram @setiawanfb_green)
Waspada, awan panas guguran Semeru sudah radius 7 kilometer (Instagram @setiawanfb_green)

LUMAJANG, suaramerdeka-banyumas.com- Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyatakan saat ini ada 12 titik pengungsian dengan jumlah pengungsi mencapai 2.219 jiwa.

Jumlah tersebut masih data sementara dan masih proses pendataan.

Dua jembatan yang tahun lalu rusak karena erupsi Semeru yaitu Jembatan Gladak Perak penghubung Lumajang - Malang tidak bisa difungsikan karena lahar dingin.

Baca Juga: Penampilan Megah, Pembangunan Gedung Baru DPRD Banyumas, 2023 Hanya Dianggarkan Rp 10 Miliar

"Jembatan Kali Kajar yang tiga bulan lalu saya resmikan juga terendam lahar dingin," katanya sebagaimana dikutip dari instagramnya.

Khofifah terus berkoordinasi dengan Bupati Lumajang sejak jam 08.00 pagi untuk memastikan pengungsi erusi Semeru bisa tertangani maksimal.

"Saya juga kordinasi BPBD Jatim agar langsung turun melakukan evakuasi dan mendirikan dapur umum. Sesuai kordinasi dengan Bupati Lumajang dapur umum dianjurkan di Pronojiwo khususnya daerah yang dekat dengan Desa Supiturang yang terdampak paling parah," katanya.

Baca Juga: Hari Disabilitas Internasional, Kemensos dan Komisi 8 DPR Salurkan Bantuan Atensi di Kabupaten Banyumas

Ia juga berharap agar warga Lumajang tetap sabar dengan ujian ini. Semeru kembali bergerak. Ia juga meminta masyarakat mengikuti arahan pemerintah.

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Presiden Jokowi Nyatakan Biaya Haji Masih Belum Final

Kamis, 26 Januari 2023 | 10:11 WIB

108 Lembaga Pengelola Zakat Tercatat Tak Berizin

Rabu, 25 Januari 2023 | 15:41 WIB

Lagi, Cianjur Diguncang Gempa Magnitudo 4,3

Selasa, 24 Januari 2023 | 09:44 WIB

Google Doodle Hari Ini Merayakan Tahun Baru Imlek

Minggu, 22 Januari 2023 | 08:15 WIB
X