Masyarakat Diminta Waspadai dan Jauhi Potensi Awan Panas dan Lahar di Sepanjang Besuk Kobokan

- Minggu, 4 Desember 2022 | 17:50 WIB
Bahaya! Berikut dampak awan panas dari erupsi Gunung Semeru. Kejadian erupsi di Gunung Semeru kembali terjadi Minggu pagi 4 Desember 2022.  (Facebook Tole Revandz Wijaya)
Bahaya! Berikut dampak awan panas dari erupsi Gunung Semeru. Kejadian erupsi di Gunung Semeru kembali terjadi Minggu pagi 4 Desember 2022. (Facebook Tole Revandz Wijaya)

 

LUMAJANG, suaramerdeka-banyumas.com- Peningkatan status level Awas Semeru yang erupsi pada Minggu 4 Desember 2022 pagi diminta menjadi perhatian masyarakat untuk tidak beraktivitas di jarak 13 kilometer dari puncak Semeru dan sepanjang sungai Besuk Kobokan

Rekomendasi dari PVMBG terkait jarak 13 kilometer dari puncak  atau pusat erupsi ini terutama di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan.

Dikutip dari laman BNPB, di luar jarak 13 kilometer tersebut. Warga juga diharapka menjauhi dan tidak melakukan aktivitas di jarak dekat yaitu 500 meter dari tepi atau sempadan Sungai sepanjang Besuk Kobokan.

Baca Juga: Status Vulkanik Gunung Semeru Meningkat Menjadi Awas 

Pasalnya di sepanjang Besuk Kobokan inilah, sungai akan terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak.

Lebih lanjut, masyarakat diminta untuk tidak beraktivitas dalam radius 5 Km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).

Di samping itu, masyarakat diminta mewaspadai potensi awan panas guguran (APG), guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.

Baca Juga: Erupsi Semeru, Khofifah Indar Parawansa Sebut Ada 12 Titik Pengungsian dan 2.219 Pengungsi

Adapun masyarakat juga diimbau untuk tidak terpancing oleh berita-berita yang tidak dapat dipertanggung jawabkan mengenai aktivitas Gunung Api Semeru, dan mengikuti arahan dari Instansi yang berwenang yakni Badan Geologi yang akan terus melakukan koordinasi dengan BNPB dan K/L, Pemda, dan instansi terkait lainnya.

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Presiden Jokowi Nyatakan Biaya Haji Masih Belum Final

Kamis, 26 Januari 2023 | 10:11 WIB

108 Lembaga Pengelola Zakat Tercatat Tak Berizin

Rabu, 25 Januari 2023 | 15:41 WIB

Lagi, Cianjur Diguncang Gempa Magnitudo 4,3

Selasa, 24 Januari 2023 | 09:44 WIB

Google Doodle Hari Ini Merayakan Tahun Baru Imlek

Minggu, 22 Januari 2023 | 08:15 WIB
X