Soal Perbaikan Tata Kelola Sepak Bola Indonesia, Jokowi Telepon Presiden FIFA

- Rabu, 5 Oktober 2022 | 21:15 WIB
Bersama Ibu Negara, sore tadi Presiden Jokowi  datang ke Kota Malang, dan menjenguk para korban selamat dalam tragedi sepak bola di Stadion Kanjuruhan yang dirawat di RSUD dr. Saiful Anwar.  (SM Banyumas/twitter Jokowi)
Bersama Ibu Negara, sore tadi Presiden Jokowi datang ke Kota Malang, dan menjenguk para korban selamat dalam tragedi sepak bola di Stadion Kanjuruhan yang dirawat di RSUD dr. Saiful Anwar. (SM Banyumas/twitter Jokowi)

MALANG, suaramerdeka-banyumas.com- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) telah menelepon Presiden FIFA terkait dengan perbaikan tata kelola sepak bola di Indonesia termasuk pasca Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 131 orang pada pekan lalu. 

Presiden Jokowi menyampaikan bahwa Federasi sepak bola Internasional (FIFA) juga menyatakan kesanggupannya untuk membantu perbaikan tersebut apabila diperlukan.

Kepala Negara mendorong semua pihak untuk bersama-sama memperbaiki tata kelola pertandingan sepak bola di Indonesia, mulai dari manajemen lapangan, pertandingan, hingga pengelolaan stadion.

Baca Juga: Hukum Fiqh Sepak Bola Haram Jika Menimbulkan Bahaya

“Senin malam saya sudah telepon kepada Presiden FIFA, Gianni Infantino. Beliau menyampaikan, kalau diperlukan FIFA bisa membantu memperbaiki tata kelola persepakbolaan Indonesia. Beliau menyampaikan kesanggupannya itu,” jelasnya usai mengunjungi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Saiful Anwar bersama dengan Ibu Iriana Joko Widodo untuk melihat kondisi korban selamat dalam tragedi sepak bola di Kanjuruhan di Kota Malang, Jawa Timur,pada Rabu 5 Oktober 2022. 

Presiden menjelaskan, kunjungannya ke rumah sakit hari ini adalah untuk memastikan para korban selamat mendapatkan pelayanan terbaik.

Di samping itu, Presiden juga menyampaikan bahwa perawatan korban selamat dalam tragedi Kanjuruhan seluruhnya akan ditanggung oleh pemerintah.

“Saya sudah menyampaikan kepada para pasien korban bahwa seluruh biaya untuk perawatan ditanggung oleh pemerintah (pusat) dan pemerintah daerah,” ujarnya dalam keterangan pers kepada awak media.

Baca Juga: Presiden Joko Widodo : Tata Kelola Persepakbolaan Indonesia Perlu Perbaikan Menyeluruh

Pada kesempatan tersebut, Kepala Negara juga bertemu dengan keluarga korban meninggal dari tragedi Kanjuruhan untuk memberikan sejumlah santunan. Sebanyak 129 keluarga korban mendapatkan santunan sebesar Rp50 juta dari Presiden.

“Tadi sudah kita sampaikan sedikit santunan kepada korban yang meninggal. Saya tahu tidak hanya dari pemerintah pusat, tapi pemerintah provinsi, Pemerintah Kota Malang, kemudian Bank Jatim juga telah memberikan santunan. Semoga itu bisa meringankan beban daripada keluarga korban,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Presiden Jokowi berharap agar tragedi sepakbola yang terjadi pada Sabtu (01/10/2022) lalu tidak terjadi kembali di Tanah Air. Untuk itu, Presiden akan menginstruksikan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk melakukan pemeriksaan terkait infrastruktur dari stadion yang digunakan dalam pertandingan sepak bola.

Baca Juga: Ferdy Sambo Nyatakan Minta Maaf, Putri Candrawathi Tidak Bersalah, Justru Dia Korban

“Saya juga akan perintahkan Menteri PU untuk mengaudit total seluruh stadion yang dipakai untuk liga, baik Liga 1, Liga 2, maupun Liga 3, semuanya. Apakah gerbangnya sesuai dengan standar? Cukup lebar?” kata Presiden.

Halaman:

Editor: Susanto

Sumber: Setkab

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X