Satu Napi Lapas Nusakambangan Meninggal, Ratusan Lagi Positif Covid-19

- Kamis, 29 Juli 2021 | 13:37 WIB
PINDAH: Para narapidana dari sejumlah Lapas dipindahkan ke Nusakambangan, beberapa waktu lalu. (SMBanyumas/Gayhul Dhika Wicaksana ) (Gayhul Dhika Wicaksana  )
PINDAH: Para narapidana dari sejumlah Lapas dipindahkan ke Nusakambangan, beberapa waktu lalu. (SMBanyumas/Gayhul Dhika Wicaksana ) (Gayhul Dhika Wicaksana )

CILACAP, suaramerdeka-banyumas.com - Satu narapidana (napi) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Permisan Nusakambangan, Cilacap, meninggal akibat terpapar Covid-19, Senin (26/7/2021) lalu.

Selain itu sebanyak 140 napi di dua Lapas yaitu Lapas Permisan dan Lapas Besi juga terpapar Covid-19.

Koordinator Lapas Se-Nusakambangan, yang juga Kepala Lapas Kelas I Batu, Jalu Yuswa Panjang mengatakan, napi yang meninggal akibat terpapar Covid-19 merupakan terpidana mati kasus pembunuhan.

"Almarhum dimakamkan di Jakarta, menggunakan protokol kesehatan ketat, " ucapnya, Kamis (29/7/2021).

Baca Juga: Kemenkum HAM Telah Pindahkan 643 Bandar Narkoba ke Nusakambangan

Ia mengatakan, sampai saat ini ada 3 napi yang dirawat di RSUD Cilacap karena terpapar Covid-19. Sementara ratusan napi lain, menjalani isolasi di dalam Lapas.

"Warga binaan (napi -red) dites rapid antigen sekitar 10 hari lalu, yang isolasi di Lapas semua tanpa gejala," ungkapnya.

Sementara itu, ratusan napi di Nusakambangan juga pernah terpapar Covid-19, pada bulan Maret lalu.

Mereka dinyatakan positif Covid-19, setelah tim Dinas Kesehatan Cilacap melakukan tracing karena  ada tiga alumni Poltekip 51 yang dinyatakan positif Covid-19.

Halaman:

Editor: Nugroho Pandhu Sukmono

Tags

Terkini

Ini Cara Dapatkan dan Download Logo Hari Santri 2021

Rabu, 22 September 2021 | 07:42 WIB

Soal Adzan Dibuat Remix, Ini Tanggapan PBNU

Senin, 20 September 2021 | 20:39 WIB

PPKM Diperpanjang, Tidak Ada Level 4 di Jawa dan Bali

Senin, 20 September 2021 | 20:06 WIB
X