Pemerintah Beri Santunan Korban Meninggal Tragedi Kanjuruhan Masing-masing Rp 50 Juta

- Selasa, 4 Oktober 2022 | 17:05 WIB
DOAKAN KORBAN: Ribuan suporter dari Banyumas dan sekitarnya berkumpul mendoakan korban tragedi Kanjuruhan di Alun-alun Purwokerto, Senin, 3 Oktober 2022 malam.  (SMBanyumas/Dian Aprilianingrum)
DOAKAN KORBAN: Ribuan suporter dari Banyumas dan sekitarnya berkumpul mendoakan korban tragedi Kanjuruhan di Alun-alun Purwokerto, Senin, 3 Oktober 2022 malam. (SMBanyumas/Dian Aprilianingrum)

JAKARTA, suaramerdeka-banyumas.com - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD menyatakan pemerintah akan memberikan santunan kepada korban yang meninggal dunia pada Tragedi Kanjuruhan sebesar masing-masing Rp 50 juta.

Mahfud mengatakan, santunan tersebut merupakan tanda belasungkawa Presiden dan kehadiran pemerintah. Kendati hilangnya nyawa setiap orang tidak bisa dinilai dengan uang berapapun jumlahnya.

Menurutnya, santunan tersebut segera disalurkan kepada masing-masing korban. Pihaknya hanya perlu mencocokkan data administratif dengan Pemda atau lembaga lain.

Baca Juga: PSCS Hormati Penghentian Sementara Kompetisi Liga 2 Usai Tragedi Kanjuruhan

"Mudah-mudahan apa yang disampaikan nanti sebagai santunan oleh Bapak Presiden untuk masing-masing korban yang jumlahnya 125 korban, mudah-mudahan itu dilihat sebagai tanda empati dan kehadiran negara. Tidak dilihat jumlahnya," ujarnya pada keterangan pers secara daring pada kanal Youtube Sekretariat Kabinet RI, Selasa, 4 Oktober 2022.

Dia mengatakan, proses pencocokan data para korban tidak memerlukan birokrasi yang panjang.

Pemerintah hanya perlu meminta nama dan alamat korban untuk memastikan 125 orang korban meninggal mendapatkan santunan.

Baca Juga: Jumlah Korban Tragedi Kanjuruhan, Menko PMK : 125 Meninggal Dunia, 302 Luka Ringan, 21 Luka Berat

"Mungkin tidak akan terlalu lama. Untuk korban yang luka-luka, kami sudah memerintahkan kepada Menteri Kesehatan bahwa biaya yang diperlukan untuk pengobatan dan perawatan ditanggung oleh negara. Tinggal diurus secara administratif," katanya.

Halaman:

Editor: Nugroho Pandhu Sukmono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Piala Dunia 2022, Kamerun vs Serbia 3-3

Selasa, 29 November 2022 | 08:55 WIB

Warganet Bertanya-tanya, Kemana Si Oyen?

Jumat, 25 November 2022 | 09:43 WIB

Piala Dunia 2022: Maroko vs Kroasia Imbang 0-0

Kamis, 24 November 2022 | 06:18 WIB
X