Polri dan PPATK Bentuk Tim Gabungan Pengusutan Transaksi Perjudian

- Sabtu, 1 Oktober 2022 | 09:20 WIB
KAPOLRI Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (internet)
KAPOLRI Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (internet)

JAKARTA, suarameradeka-banyumas.com- Untuk mengungkap dan menelusuri berbagai transaksi perjudian, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPTK) telah membentuk tim gabungan.

“Kami telah membentuk tim gabungan bersama sama dengan PPATK, untuk melakukan analisa terhadap transaksi keuangan yang diduga kaitannya dengan perjudian,” ujar Kapolri dalam konferensi pers, Jumat 30 September 2022.

Tindaklanjut dari penelusuran dan pemblokiran rekening yang terkait perjudian, polisi telah mengamankan 10 orang yang berstatus DPO, yang sementara 4 orang diantaranya dilakukan pencekalan.

Baca Juga: Akhirnya Putri Candrawathi Ditahan, Kapolri Sebut Ini Komitmen Polri Tegas dan Tak Pandang Bulu

“10 orang tersangka berstatus DPO dan diduga terlibat dengan kelompok judi online kelas atas. 4 kita cekal. 6 (orang) teridentifikasi berada di luar negeri,” jelasnya.

Tim gabungan tersebut sekarang bahkan telah bekerja menelusuri 329 rekening yang diduga telah terkait dengan perjudian.

“202 rekening saat ini sudah kita blokir,” ungkapnya.***

Editor: Susanto

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Warganet Bertanya-tanya, Kemana Si Oyen?

Jumat, 25 November 2022 | 09:43 WIB

Piala Dunia 2022: Maroko vs Kroasia Imbang 0-0

Kamis, 24 November 2022 | 06:18 WIB
X