Ini Penjelasan Menteri Agama Soal Makna Tema Hari Santri 2022 'Berdaya Menjaga Martabat Manusia'

- Kamis, 29 September 2022 | 07:51 WIB
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas memberi sambutan di Launching Hari Santri 2022 (Foto: Kemenag.go.id)
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas memberi sambutan di Launching Hari Santri 2022 (Foto: Kemenag.go.id)

PEKALONGAN, suaramerdeka-banyumas.com-Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menjelaskan makna dari tema Peringatan Hari Santri 2022 yaitu “Berdaya Menjaga Martabat Manusia”. 

Gus Menteri menjelaskan soal kata Berdaya sebagai pribadi santri yang siap sedia berkorban berbuat untuk bangsa dan negara.

Berdaya, kata Menag, menandai pribadi santri yang selalu siap sedia mendarmabaktikan hidupnya untuk bangsa dan negara.

Baca Juga: Kemenag Luncurkan Tema dan Logo Peringatan Hari Santri 2022

“Sejarah telah membuktikan bahwa santri selalu ada dalam setiap fase perjalanan Indonesia. Ketika Indonesia memanggil, santri tidak pernah mengatakan tidak,” tegas Menag usai melaunching Peringatan Hari Santri 2022 di Lapangan Kampus II Universitas Islam Negeri (UIN) KH Abdurrahman Wahid, Pekalongan, Selasa 28 September 2022 malam sebagaimana dikutip dari laman Kemenag. 

Selain itu, Gus Yaqut juga menyatakan berdaya juga mengandung makna bahwa santri dengan segala kemampuannya, bisa menjadi apa saja.

Santri sejak dulu memang dididik untuk menjadi ahli agama.

Baca Juga: Ini Lima Kesalahan yang Banyak Dilakukan Orang Berumur 40 Tahun ke Atas Menurut Ade Rai

Santri masa kini tidak hanya ahli ilmu agama, tetapi juga menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. 

Halaman:

Editor: Susanto

Sumber: Kemenag

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Warganet Bertanya-tanya, Kemana Si Oyen?

Jumat, 25 November 2022 | 09:43 WIB

Piala Dunia 2022: Maroko vs Kroasia Imbang 0-0

Kamis, 24 November 2022 | 06:18 WIB
X