TNGM Gunakan Drone Untuk Pantau Kebakaran Vegetasi Merapi

- Rabu, 28 Juli 2021 | 14:47 WIB
Gunung Merapi.(Suara Merdeka/dok)
Gunung Merapi.(Suara Merdeka/dok)

SLEMAN, suaramerdeka-banyumas.com - Kebakaran vegetasi di puncak Merapi yang terpantau pada Minggu (25/7) dan Senin (26/7) akibat lontaran lava terus dipantau Tim Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM). 

Plt Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Balai Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) Husni Pramono mengatakan, api tersebut sudah padam tidak lama setelah kejadian.

 Lokasi kejadian berada di hulu Kali Putih pada grid H7 yang berjarak sekitar 2,5 km dari puncak.

Area tersebut masuk dalam wilayah Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang.

"Langsung padam kemungkinan karena rumput sudah habis terbakar, jadi tidak ada lagi bahan bakarnya," kata Husni saat dikonfirmasi Suara Merdeka, Rabu (28/7).

Namun sampai saat ini, petugas belum bisa menjangkau titik lokasi karena pertimbangan faktor keselamatan. Jika kondisi sudah aman nantinya, tim akan melakukan pemantauan menggunakan drone. Navigasinya pun tetap dari jarak jauh.

Dampak lontaran lava pijar tersebut dilaporkan setidaknya 30 meter persegi area vegetasi hangus terbakar.

Baca Juga: Didasari Rasa Prihatin Pertentangan Agama, Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Gelar ICDC

Jenis tumbuhan yang ada di kawasan itu antara lain rumput glagah, anggring, alang-alang, dan semak.

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Terkini

Ini Cara Dapatkan dan Download Logo Hari Santri 2021

Rabu, 22 September 2021 | 07:42 WIB

Soal Adzan Dibuat Remix, Ini Tanggapan PBNU

Senin, 20 September 2021 | 20:39 WIB

PPKM Diperpanjang, Tidak Ada Level 4 di Jawa dan Bali

Senin, 20 September 2021 | 20:06 WIB
X