Ini 4 Komponen Indikator Pertimbangan Relaksasi Sesuai Standar WHO

- Sabtu, 24 Juli 2021 | 17:39 WIB
Wiku Adisasmito
Wiku Adisasmito

JAKARTA, suaramerdeka-banyumas.com- Cakupan perkembangan penanganan kasus positif, kesembuhan, kematian serta keterisian tempat tidur atau bed of ratio (BOR) harian menjadi empat komponen indikator yang bisa menjadi pertimbangan untuk kebijakan relaksasi penanganan Covid-19.

Hal itu dijelaskan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito

Selain itu perlu diperhatikan jumlah desa/kelurahan yang tidak patuh protokol kesehatan dan cakupan posko yang melaporkan kinerja.

"Apabila seluruh indikator tersebut dapat segera diperbaiki, bukan tidak mungkin masing-masing wilayah melakukan pembukaan kembali secara bertahap tanpa berdampak pada peningkatan kasus yang signifikan," kata Wiku.

Dia menegaskan kebijakan relaksasi ini sudah mencakup 4 komponen pertimbangan relaksasi kegiatan masyarakat sesuai standar WHO. Kebijakan relaksasi rencananya dimulai 26 Juli 2021.

“Pemerintah berusaha semaksimal mungkin menjalankan kendali gas dan remnya, secara presisi baik dari data dan fakta di lapangan," kata Wiku.

Empat pertimbangan yang dimaksud, pertama, perhitungan tren kasus dan indikator epidemiolois lainnya.

Di mana angka keterisian tempat tidur/bed of ratio (BOR) dan penambahan kasus positif harian yang terus mengalami penurunan.

Kedua, kapasitas manajemen sistem kesehatan dua arah melingkupi penguatan fasilitas kesehatan milik pemerintah dan swasta.

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Terkini

Ini Cara Dapatkan dan Download Logo Hari Santri 2021

Rabu, 22 September 2021 | 07:42 WIB

Soal Adzan Dibuat Remix, Ini Tanggapan PBNU

Senin, 20 September 2021 | 20:39 WIB

PPKM Diperpanjang, Tidak Ada Level 4 di Jawa dan Bali

Senin, 20 September 2021 | 20:06 WIB
X