Protes Kenaikan Harga BBM, Emak-Emak PKS Purbalingga Minta UMK Dinaikkan

- Sabtu, 10 September 2022 | 12:15 WIB
AKSI DAMAI: Kader PKS menggelar unjuk rasa di Alun-alun Purbalingga, Sabtu, 10 Juli 2022 memprotes kenaikan BBM bersubsidi. (SM Banyumas/Ryan Rachman)
AKSI DAMAI: Kader PKS menggelar unjuk rasa di Alun-alun Purbalingga, Sabtu, 10 Juli 2022 memprotes kenaikan BBM bersubsidi. (SM Banyumas/Ryan Rachman)

 


PURBALINGGA, suaramerdeka-banyumas.com - Hampir seratus orang yang sebagian kaum perempuan kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar unjuk rasa di Alun-alun Purbalingga, Sabtu, 10 Juli 2022.

Mereka memprotes kenaikan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dan meminta kenaikan upah minimum kabupaten (UMK).

Koordinator aksi, Denok Monda mengatakan, kenaikan harga BBM dipastikan memicu kenaikan harga kebutuhan pokok lainnya. Hal itu membuat masyarakat utamanya kaum perempuan merasa tercekik.

Baca Juga: One Piece: 10 September, Ulang Tahun Kapten T-Bone

"Tidak hanya harga transportasi yang naik, tapi lainnya juga ikut naik. Bumbu dapur, daging, beras, semua naik," katanya.

Lebih lanjut, pihaknya turun ke jalan untuk menyuarakan keresahan masyarakat tersebut. Mereka menuntut keadilan dari pemerintah untuk masyarakat terdampak kenaikan BBM bersubsidi.

"Dengan aksi ini, berharap suara kami akan didengar oleh Pemerintah. Kalau harga BBM naik, BLT yang diberikan harusnya naik, atau kalau tidak UMK dinaikkan," kata dia.

Baca Juga: One Piece: 10 September, Harlah Kapten Very Good

Ketua DPD PKS Purbalingga Cahyo Susilo menyampaikan, PKS menjadi satu-satunya partai di Purbalingga yang memprotes kenaikan harga BBM bersubsidi.

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Warganet Bertanya-tanya, Kemana Si Oyen?

Jumat, 25 November 2022 | 09:43 WIB

Piala Dunia 2022: Maroko vs Kroasia Imbang 0-0

Kamis, 24 November 2022 | 06:18 WIB
X