Soal Dugaan Pelecehan Brigadir J ke Putri Candrawathi, LPSK Sebut Tujuh Kejanggalan

- Rabu, 7 September 2022 | 08:33 WIB
Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi  (Nasionalita)
Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi (Nasionalita)

JAKARTA, suaramerdeka-banyumas.com- Soal pelecehan seksual yang diakui oleh Putri Candrawathi oleh Brigadir J di Magelang, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) memberikan tanggapan hasil temuan dan rekomendasi dari Komnas HAM. 

Menurut Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi ada tujuh kejanggalan mengenai dugaan pelecehan seksual di Magelang oleh mendiang Brigadir J tersebut. 

Meski demikian ia baru bisa menyebutkan enam kejanggalan saja. 

Baca Juga: Kemenag Susun Regulasi Pencegahan Tindak Kekerasan pada Pendidikan Agama dan Keagamaan

“Ada 7 kejanggalan atas dugaan peristiwa asusila atau pelecehan seksual di Magelang. Tapi saya hanya bisa sebutkan 6,” ujar Edwin sebagaimana dikutip dari PMJ News. 

Edwin menambahkan, dirinya akan menambahkan kejanggalan lain jika penyidik sudah merampungkan penyidikannya.

“Kejanggalannya karena ada tujuh, tapi yang ketujuh saya gak mau sebutkan dulu karena belum dibuka oleh penyidik. Nanti kalau sudah dibuka oleh penyidik saya tambahkan,” tandasnya.

Baca Juga: Soal Dugaan Kekerasan dan Kematian Santri Gontor, Kemenag Terjunkan Tim

Enam kejanggalan kasus dugaan pelecehan seksual terhadap Putri Candrawathi oleh Brigadir J antara lain:

1.    Ada Saksi, Kuat Ma’ruf dan Susi
Peristiwa pelecehan seksual kecil kemungkinannya terjadi lantaran ada Kuat dan Susi saat kejadian di Magelang.

“Waktu peristiwa itu, yang diduga ada perbuatan asusila itu kan masih ada Kuat Ma’ruf dan Susi, yang tentu dari sisi itu kecil kemungkinan terjadi peristiwa,” ucap Edwin.

2.    PC Bisa Teriak
Lantaran masih ada Kuat dan Susi, jika memang masih terjadi peristiwa dugaan pelecehan seksual, Edwin menyebut setidaknya PC bisa teriak saat itu.

“Kalaupun terjadi peristiwa kan si Ibu PC masih bisa teriak,” tuturnya.

Baca Juga: Dee Lestari Ucapkan Terimakasih Atas Doa untuk Reza Gunawan

3.    Relasi Kuasa
Dalam kasus dugaan pelecehan terhadap PC, terdapat kaitan erat dengan relasi kuasa antara Brigadir J dengan PC.
“Relasi kuasa tidak terpenuhi karena J adalah anak buah dari FS. PC adalah istri Jenderal," sebutnya.

4.    PC Menanyakan Keberadaan Brigadir J
Setelah terjadi adanya dugaan pelecehan seksual, terdapat percakapan antara PC dengan Bripka Ricky Rizal alias Bripka RR

“PC masih bertanya kepada RR ketika itu di mana Yosua. Jadi agak aneh orang yang melakukan kekerasan seksual tapi korban masih tanya di mana Joshua,” paparnya.

Halaman:

Editor: Susanto

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Warganet Bertanya-tanya, Kemana Si Oyen?

Jumat, 25 November 2022 | 09:43 WIB

Piala Dunia 2022: Maroko vs Kroasia Imbang 0-0

Kamis, 24 November 2022 | 06:18 WIB
X