Total Kerugian Negara Akibat Korupsi Lahan Sawit Surya Darmadi Capai Rp 104 Triliun

- Selasa, 30 Agustus 2022 | 20:50 WIB
Surya Darmadi merupakan Bos PT salah satu tersangka dalam Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang dalam Kegiatan Pelaksanaan yang dilakukan oleh PT Duta Palma Group di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). || Foto: Istimewa (nttmediaexpress.com / Marto)
Surya Darmadi merupakan Bos PT salah satu tersangka dalam Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang dalam Kegiatan Pelaksanaan yang dilakukan oleh PT Duta Palma Group di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). || Foto: Istimewa (nttmediaexpress.com / Marto)

 

JAKARTA, suaramerdeka-banyumas.com- Hasil perhitungan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menunjukkan total kerugian negara dalam kasus korupsi lahan sawit PT Duta Palma Group di Indragiri Hulu mencapai Rp 104,1 triliun.

Padahal pada temuan awal Kejaksaan kerugian negara akibat korupsi ini adalah Rp 78 triliun.

"Hasil perhitungan dari ahli auditor kerugian negara sebesar Rp4,9 triliun untuk keuangan, untuk kerugian perekonomian negara senilai Rp99,2 triliun, sehingga ada perubahan dari temuan awal Rp78 triliun," ungkap Jampidsus Kejaksaan Agung, Febri Ardiansyah dalam konferensi pers, Selasa 30 Agustus 2022 sebagaimana dikutip dari PMJ News. 

Baca Juga: Siap-siap, Pemilihan Duta Wisata Banyumas 2022 Segera Digelar

Pada Selasa 30 Agustus 2022 tadi pagi juga turut diserahkan barang bukti berupa uang sitaan dari Kejaksaan Agung kepada pihak Bank Mandiri berupa uang rupiah, dollar Amerika dan Dollar Singapura. 

Uang tunai senilai Rp 5,1 triliun sitaan dari SD alias Apeng ini terinci dari Rp5.123.189.064.978, USD11.400.813,57 serta USG646,04.

"Hari ini ada penyerahan secara simbolis penitipan sitaan dari Jampidsus kepada perwakilan Bank Mandiri. Uang sebanyak Rp5,1 triliun bukan hanya dititipkan kepada bank Mandiri tapi ada di bank lain," jelas Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Ketut Sumedana.

Baca Juga: Peringatan Dini BKMG: Gelombang Tinggi Terjadi 29-31 Agustus 2022, Pesisir Selatan Berpotensi Mencapai 6 Meter

Ketut meambahkan, barang bukti uang tersebut diserahkan secara simbolis dari Jampidsus Febrie Ardiansyah kepada perwakilan Bank Mandiri. Selain itu, uang juga akan diserahkan kepada perwakilan Bank milik pemerintah.

Halaman:

Editor: Susanto

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Presiden Jokowi Nyatakan Biaya Haji Masih Belum Final

Kamis, 26 Januari 2023 | 10:11 WIB

108 Lembaga Pengelola Zakat Tercatat Tak Berizin

Rabu, 25 Januari 2023 | 15:41 WIB

Lagi, Cianjur Diguncang Gempa Magnitudo 4,3

Selasa, 24 Januari 2023 | 09:44 WIB

Google Doodle Hari Ini Merayakan Tahun Baru Imlek

Minggu, 22 Januari 2023 | 08:15 WIB
X