Ferdy Sambo Akui Kesalahan Dari Rekayasa Kasus hingga Penghalangan Penyelidikan

- Jumat, 26 Agustus 2022 | 07:48 WIB
Kadiv Humas Dedy Prasetyo (Dok)
Kadiv Humas Dedy Prasetyo (Dok)

JAKARTA, suaramerdeka-banyumas.com- Ferdy Sambo mengakui kesalahannya dan tidak menampik pernyataan para saksi terkait kasus rekayasa kasus penembakan Brigadir J hingga penghalangan penyelidikan. 

Hal itu disampaikan Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo saat siaran persnya pasca sidang etik, Jumat 26 Agustus 2022 dini hari usai siang Komisi Kode Etik Polisi pada Kamis 25 Agustus 2022 siang.

Dedi melanjutkan, Ferdy Sambo mengakui semua perbuatannya mulai dari rekayasa sampai dengan obstruction of justice(penghalangan penyelidikan).

Baca Juga: LPSK Terus kawal Bharada E 24 Jam, Jamin Keamanan hingga Suplai Makanan

"(Ferdy Sambo mengakui) mulai dari merekayasa kasusnya kemudian menghilangkan barang buktinya dan juga menghalang-halangi dalam proses penyidikan," ucapnya sebagaimana dikutip dari PMJ News. 

Seperti diketahui, putusan sidang kode etik oleh Komisi Kode Etik Polri (KKEP) menegaskan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) terhadap Irjen Pol Ferdy Sambo.

 "Pelanggar Irjen FS juga sama sekali tidak menolak apa yang disampaikan oleh kesaksian para saksi tersebut. Artinya perbuatan tersebut betul adanya," terang

Baca Juga: LPSK Terus kawal Bharada E 24 Jam, Jamin Keamanan hingga Suplai Makanan

Sebagai informasi, Dedi Prasetyo memastikan sidang kode etik membahas dua sanksi utama yang dikenakan terhadap mantan Kadiv Propam itu.

Halaman:

Editor: Susanto

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Presiden Jokowi Nyatakan Biaya Haji Masih Belum Final

Kamis, 26 Januari 2023 | 10:11 WIB

108 Lembaga Pengelola Zakat Tercatat Tak Berizin

Rabu, 25 Januari 2023 | 15:41 WIB

Lagi, Cianjur Diguncang Gempa Magnitudo 4,3

Selasa, 24 Januari 2023 | 09:44 WIB

Google Doodle Hari Ini Merayakan Tahun Baru Imlek

Minggu, 22 Januari 2023 | 08:15 WIB
X