Pemerintah Lakukan Percepatan Vaksinasi Hewan Ternak, Banyumas Termasuk Daerah Paling Aktif

- Senin, 27 Juni 2022 | 15:05 WIB
Seekor sapi di Pasar Hewan Ajibarang yang terindikasi terjangkit penyakit mulut dan kuku. (foto dok)
Seekor sapi di Pasar Hewan Ajibarang yang terindikasi terjangkit penyakit mulut dan kuku. (foto dok)

JAKARTA, suaramerdeka-banyumas.com - Kabupaten Banyumas menjadi salah satu daerah yang paling aktif melakukan vaksinasi terhadap hewan ternak untuk mencegah peningkatan jumlah hewan sakit penyakit mulut dan kuku (PMK).

Pemantauan angka vaksinasi dari situs resmi siagapmk.id, Kabupaten Banyumas telah melakukan vaksinasi sebanyak 1.729 ekor.

Adapun jumlah hewan ternak yang sakit sebanyak 31 ekor, sembuh 23 ekor, potong bersyarat 3 ekor, tidak ada kasus kematian dan sisa kasus tinggal 5 ekor.

Selain Banyumas, daerah yang paling aktif melakukan vaksinasi di antaranya, dari daerah Jawa Timur, Kabupaten Malang, sebanyak 24.483 ekor dan Pasuruan sebanyak 4.746 ekor, kemudian Bandung Barat (Jawa Barat) sebanyak 5.139 ekor.

Direktur Jenderal Peternakan Nasrullah mengatakan pemerintah pusat terus melakukan percepatan vaksinasi terhadap hewan ternak dan koordinasi dengan daerah propinsi maupun kabupaten/kota untuk vaksinasi.

Baca Juga: Stok Daging Sapi Dalam Negeri Dipastikan Aman

Vaksinasi terhadap hewan ternak pada Sabtu dan Minggu tetap berjalan. Angka sementara 58.275 ekor telah divaksin.

Data tersebut akan terus bertambah seiring dengan distribusi vaksin yang sudah sampai ke daerah-daerah.

"Terima kasih para petugas lapangan yang gigih dan tak kenal lelah membantu para peternak kita," kata Nasrullah dilansir banyumas.suaramerdeka.com dari laman pertanian.go.id, Senin 27 Juni 2022.

Nasrullah meminta para petugas lapangan juga untuk mempercepat pelaksanaan vaksinasi pada hewan sehat di daerah yang saat ini merah dan kuning, untuk mengurangi kecepatan penyebaran PMK.

Baca Juga: Ini Ketentuan Umum dan Khusus Penyelenggaraan Ibadah Kurban di Masa PMK Menurut Kemenag

"Kami mohon kerjasama aktif para pimpinan daerah agar segera menerjunkan petugas vaksinator, karena saya lihat masih banyak yang belum bergerak, padahal vaksin sudah diterima," katanya.

Sementara itu, untuk mencegah penyebaran PMK pada hewan ternak, pemerintah telah mendistribusikan vaksin darurat PMK sebanyak 651.700 dosis sejak Jumat, 24 Juni 2022 dan telah diterima berbagai daerah kantong ternak nasional.

Editor: Puji Purwanto

Sumber: pertanian.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X