Marak Tindak Penipuan, BPJS Ketenagakerjaan Imbau Masyarakat Waspada

- Sabtu, 25 Juni 2022 | 13:07 WIB
Deputi Direktur Bidang Hubungan Masyarakat dan Antar Lembaga BPJAMSOSTEK, Oni Marbun (foto dok BPJS Ketenagakerjaan)
Deputi Direktur Bidang Hubungan Masyarakat dan Antar Lembaga BPJAMSOSTEK, Oni Marbun (foto dok BPJS Ketenagakerjaan)

PURWOKERTO, suaramerdeka-banyumas.com - Tindak penipuan mengatasnamakan BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) kembali terjadi.

Modus penipuan yang beredar belum lama ini sebuah hoax yang mengatakan bahwa BPJAMSOSTEK memberikan bantuan kepada 10 orang terpilih. Masing-masing berhak mendapatkan uang senilai Rp 27 juta.

Masyarakat yang mendapatkan pesan tersebut kemudian diarahkan untuk menghubungi sebuah nomor tertentu melalui aplikasi Whatsapp.

Selain itu modus lain yang digunakan, salah satunya terkait penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU).

Deputi Direktur Bidang Hubungan Masyarakat dan Antar Lembaga BPJAMSOSTEK, Oni Marbun dalam keterangannya menegaskan bahwa hal tersebut tidak benar.

Baca Juga: Tingkatkan Literasi, BPJS Ketenagakerjaan Dorong Kurikulum Jaminan Sosial

Ia mengimbau seluruh masyarakat khususnya pekerja dan pemberi kerja untuk lebih waspada dan berhati-hati terhadap segala bentuk informasi maupun modus penipuan yang mengatasnamakan BPJAMSOSTEK maupun Anggoro Eko Cahyo.

"Saat ini banyak pihak tidak bertanggung jawab yang melakukan penipuan dengan menyebarluaskan informasi tidak benar melalui pesan singkat maupun sosial media.
Masyarakat harus lebih teliti dalam menerima sebuah informasi, agar tidak menjadi korban atas tindakan tersebut," terang Oni.

Hingga saat ini belum ada laporan dari masyarakat maupun peserta BPJAMSOSTEK yang menjadi korban dari tindak penipuan tersebut.

Halaman:

Editor: Puji Purwanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X