Soal Hukum Kurban di Masa Pandemi PMK, Menag Yaqut Akan Koordinasi dengan Ormas Islam

- Jumat, 24 Juni 2022 | 20:32 WIB
DIANGKAT: Pedagang dan warga mengangkat sapi sakit yang tak bisa berdiri usai diperiksa petugas DInas Perikanan dan Peternakan Banyumas karena terindikasi terkena gejala penyakit mulut dan kuku (PMK) di Pasar Hewan Ajibarang Rabu 11 Mei 2022 ini.(SM Banyumas/dok0
DIANGKAT: Pedagang dan warga mengangkat sapi sakit yang tak bisa berdiri usai diperiksa petugas DInas Perikanan dan Peternakan Banyumas karena terindikasi terkena gejala penyakit mulut dan kuku (PMK) di Pasar Hewan Ajibarang Rabu 11 Mei 2022 ini.(SM Banyumas/dok0

BOGOR, suaramerdeka-banyumas.com- Menteri Agama (MenagYaqut Cholil Qoumas menyatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan ormas Islam di seluruh Indonesia untuk menyosialisasikan mengenai pelaksanaan kurban di masa pandemi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) kepada masyarakat.

“Yang utama adalah perlu disampaikan, hukum kurban itu adalah sunnah muakkad, sunah yang dianjurkan, jadi bukan wajib.

Artinya, jika dalam kondisi tertentu kurban ini tidak bisa dilaksanakan maka kita tidak boleh memaksakan, akan dicarikan alternatif yang lain tentu saja,” ujarnya usai mengikuti rapat perkembangan dan penanganan kasus PMK, yang dipimpin oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis 23 Juni 2022.

Baca Juga: Holywings Minta Maaf dan Nyatakan Promosi Tanpa Sepengetahuan Manajemen

Dalam dua hari ke depan, kata Menag, pihaknya akan berkoordinasi dengan ormas Islam agar aturan mengenai pelaksanaan kurban di tengah wabah PMK dapat segera disampaikan kepada masyarakat.

“Dalam satu-dua hari ini kita akan segera koordinasikan dengan ormas-ormas Islam agar bisa disampaikan kepada masyarakat, kepada publik, apa hukumnya kurban dan bagaimana kurban dalam situasi seperti sekarang di mana wabah PMK ini sedang menjangkiti Indonesia.

Selebihnya tentu kita akan mengikuti aturan-aturan nanti yang dikeluarkan oleh BNPB dan Pak Menko,” katanya. 

Baca Juga: Promo Minuman Beralkohol Gratis Untuk Pengunjung Bernama Muhammad, Bar Holywings Dilaporkan Penistaan Agama

Langkah koordinasi dengan ormas Islam ini dilaksanakan Kemenag sebagai langkah untuk menyambut Idul Adha 1443 Hijriyah di tengah situasi pandemi PMK di tanah air. 

Halaman:

Editor: Susanto

Sumber: Setkab

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mahfud MD: Teroris Bukan Pejuang Agama!

Jumat, 9 Desember 2022 | 08:43 WIB

Status Vulkanik Gunung Semeru Meningkat Menjadi Awas

Minggu, 4 Desember 2022 | 15:08 WIB
X