Kemenag Tegaskan Khilafatul Muslimin Bukan Pesantren, Tidak Pernah Terdaftar di PD Pontren

- Rabu, 15 Juni 2022 | 13:16 WIB
23 Anggota Khilafatul Muslimin Ditetapkan sebagai tersangka Penyebaran  Ajaran Berlawanan Pancasila
23 Anggota Khilafatul Muslimin Ditetapkan sebagai tersangka Penyebaran Ajaran Berlawanan Pancasila
 
JAKARTA, suaramerdeka-banyumas.com-Kementerian Agama turut buka suara terkait Khilafatul Muslimin yang saat ini terungkap di sejumlah daerah dan terafiliasi dengan 30 sekolah di Indonesia. 
 
Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren), Waryono menegaskan tidak ada Pesantren Khilafatul Muslimin dalam daftar PD Pontren Kemenag.
 
Pesantren Khilafatul Muslimin tidak terdaftar di Kemenag dan tidak memiliki Nomor Statistik Pesantren atau Lembaga Keagamaan Islam,” tegas Waryono di Jakarta, Selasa 14 Juni 2022 sebagaimana dikutip Suara Merdeka Banyumas dari laman resmi Kemenag.
 
Baca Juga: Spoiler One Piece Chapter 1053: Bounty Luffy, Kid dan Law Sama. Banyak Fans Kecewa?

Menurutnya, Kemenag Pusat, Kanwil, dan Kab/Kota, kata Waryono, terus bersinergi dalam melakukan pemantauan dan pengawasan pesantren yang terdaftar di Kemenag.  

Kemenag juga bersinergi dengan forum-forum pesantren, aparat pemerintah, dan masyarakat di seluruh daerah.

Karena tidak terdaftar, lanjut Waryono, menilai penyebutan Khilafatul Muslimin dengan istilah pesantren menjadi tidak tepat.

Baca Juga: Ini Peran 'Menteri Pendidikan' Khilafatul Muslimin dan 30 Sekolah Terafiliasi Ajaran Khilafatul Muslimin

“Kalau pun Khilafatul Muslimin menyebut dirinya sebagai “Pesantren”, maka itu hanya berlaku bagi internal warga Ormas Khilafatul Muslimin saja,” tandasnya.

Waryono menyebutkan dari hasil pengawasan Kanwil Kemenag Lampung, Khilafatul Muslimin merupakan ormas, bukan satuan pendidikan.
 
Jika ada indikasi Khilafatul Muslimin juga mengelola satuan pendidikan, dipastikan bahwa sampai saat ini tidak ada pengajuan izin operasionalnya, baik di tingkat Kankemenag Kabupaten/Kota, Kanwil Kemenag Provinsi, maupun Pusat.
 
Baca Juga: Ini Sejumlah Fakta Profil, Pimpinan, Ajaran dari Khilafatul Muslimin

Pesantren yang terdaftar di Kemenag telah melewati serangkaian verifikasi yang ketat, mulai dari Kemenag Kab/Kota, Kanwil Provinsi hingga Pusat. Hal ini diatur dalam Peraturan Menteri Agama No 30 tahun 2020 tentang Pendidikan Pesantren,” terang Waryono. 

Pesantren juga harus memenuhi Arkanul Ma’had dan Ruuhul Ma’had sebagaimana diatur dalam PMA 30 tahun 2020 tentang Pendidikan Pesantren,” lanjutnya.***

Editor: Susanto

Sumber: Kemenag

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Presiden Jokowi Nyatakan Biaya Haji Masih Belum Final

Kamis, 26 Januari 2023 | 10:11 WIB

108 Lembaga Pengelola Zakat Tercatat Tak Berizin

Rabu, 25 Januari 2023 | 15:41 WIB

Lagi, Cianjur Diguncang Gempa Magnitudo 4,3

Selasa, 24 Januari 2023 | 09:44 WIB

Google Doodle Hari Ini Merayakan Tahun Baru Imlek

Minggu, 22 Januari 2023 | 08:15 WIB
X