Peternak Diimbau Melakukan Pencegahan Penyebaran PMK

- Selasa, 31 Mei 2022 | 16:09 WIB
Kapolres Banjarnegara dan jajarannya saat mengunjungi peternakan untuk pencegahan penularan PMK hewan ternak ( SM Banyumas/dok instagram Polres Banjarnegara)
Kapolres Banjarnegara dan jajarannya saat mengunjungi peternakan untuk pencegahan penularan PMK hewan ternak ( SM Banyumas/dok instagram Polres Banjarnegara)

JAKARTA, suaramerdeka-banyumas.com - Para peternak diimbau untuk melakukan pencegahan sebagai antisipasi penyebarluasan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Pencegahan yang dilakukan diantaranya dengan tidak memasukkan ternak baru, terutama dari daerah wabah dan membatasi lalu lintas orang yang keluar masuk lokasi kandang.

Direktur Kesehatan Hewan, Nuryani Zainuddin mengatakan, bagi peternak yang hewannya sudah ada yang terinfeksi agar memastikan ternaknya tidak kemana mana, tetap tinggal di kandang agar tidak menulari ke peternakan lain.

"Petugas akan memberikan obat hewan seperti vitamin untuk memulihkan kondisi tubuh ternak," kata Nuryani dilansir banyumas.suaramerdeka.com dari laman ditjenpkh.pertanian.go.id, Selasa 31 Mei 2022.

Selain itu, perlu dilakukan penyemprotan kandang, kendaraan, peralatan dan perlengkapan kerja dengan disinfektan secara rutin.

Kemudian peternak diimbau tidak menjual ternaknya yang sakit karena tingkat kematian pada hewan dewasa relatif rendah (1–5%), walau pada ternak berusia muda bisa lebih tinggi.

Baca Juga: Kendalikan PMK di Indonesia, Pusvetma Produksi Vaksin

Nuryani menyarankan agar para peternak melakukan upaya untuk meningkatkan imunitas ternak dengan memperbaiki mutu pakan dan memberikan terapi supportif, obat hewan seperti vitamin dan mineral.

"Perlu diingat bahwa PMK bukan zoonosis, namun sangat mudah menular ke sesama hewan berkuku genap seperti sapi, kerbau, domba, kambing dan babi serta hewan berkuku belah lainnya," terangnya.

Halaman:

Editor: Puji Purwanto

Sumber: ditjenpkh.pertanian.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X