Pengiriman Lalu Lintas Hewan Untuk Kurban Diperketat

- Jumat, 27 Mei 2022 | 10:27 WIB
SAPI Perah di Pasar Hewan Ajibarang yang menjadi sasaran pemeriksaan petugas kesehatan hewan dari Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Banyumas Rabu 11 Mei 2022.(SM Banyumas/Dok)
SAPI Perah di Pasar Hewan Ajibarang yang menjadi sasaran pemeriksaan petugas kesehatan hewan dari Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Banyumas Rabu 11 Mei 2022.(SM Banyumas/Dok)

JAKARTA, suaramerdeka-banyumas.com - Kementerian Pertanain (Kementan) terus memperketat pengiriman lalu lintas ternak sampai dengan tata laksananya.

"Langkah ini penting dilakukan mengingat pada saat hari raya nanti sekitar 1,5 juta hewan kurban akan dipotong," kata Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, Nasrullah seperti dilansir banyumas.suaramerdeka.com dari laman ditjenpkh.pertanian.go.id, Jumat 27 Mei 2022.

Tak hanya itu, pengawasan ketat terhadap semua hewan ternak yang akan dijadikan kurban juga terus diintensifkan untuk mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) yang saat ini tersebar di 16 provinsi Indonesia.

Nasrullah mengatakan pengawasan tersebut di antaranya adalah mengatur persyaratan teknis tempat penjualan hewan kurban dan tempat pemotongan hewan kurban baik yang dilakukan di RPH maupun di luar RPH.

"Kemudian mengatur prosedur pemotongan hewan kurban dan pendistribusian daging kurban," ujar Nasrullah.

Baca Juga: Pemkab Banyumas Akan Inspeksi ke Peternak Sapi

Berikutnya kata Nasrullah, kementan melakukan pemeriksaan antemortem dan postmortem yang didampingi dokter hewan atau paramedik veteriner.

Sebagaimana diketahui, kementan telah menerbitkan Surat Edaran Menteri Pertanian Nomor 03/SE/PK.30OM5/2022 tanggal 18 Mei 2022 tentang Pelaksanaan Kurban dan Pemotongan Hewan dalam Situasi Wabah Penyakit Mulut dan Kuku.

Dalam surat edaran tersebut, mitigasi dan pengawasan harus dilakukan dalam mencegah penyebaran PMK.

Halaman:

Editor: Puji Purwanto

Sumber: ditjenpkh.pertanian.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X