Soal Kuota, Protokol dan Syarat Vaksin Lengkap Jemaah Haji dari Saudi, Menko PMK: Wong Kita Tamu Kok

- Jumat, 20 Mei 2022 | 23:22 WIB
ILUSTRASI untuk jemaah haji yang sedang berada di Kota Madinah, Arab Saudi (SM Banyumas/dok pixabay)
ILUSTRASI untuk jemaah haji yang sedang berada di Kota Madinah, Arab Saudi (SM Banyumas/dok pixabay)

JAKARTA, suaramerdeka-banyumas.com-Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy  mengatakan pemerintah Indonesia mematuhi apa yang dipersyaratkan dalam pemberangkatan calon jemaah haji oleh Pemerintah Kerajaan Arab Saudi.

 "Kita sangat tergantung dari Pemerintah Arab Saudi, mulai dari kuota, kemudian prosedur, termasuk protokolnya juga.

Kalau protokol di dalam negeri juga teknisnya disesuaikan nanti dengan Arab Saudi.

Kita sangat mengikuti maunya Pemerintah Arab Saudi, wong kita tamu kok," tukasnya.

Baca Juga: Dosis Vaksin Belum Lengkap, 24 Prosen Calon Jemaah Haji Terancam Tak Berangkat Haji

Berdasarkan data dari Kemenkes, saat ini baru 76 persen calon jemaah haji yang akan diberangkatkan pada tahun ini dan sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19 dengan dosis lengkap.

Untuk itulah Muhadjir mengingatkan bagi para jemaah haji yang belum mendapatkan vaksinasi Covid-19 dosis kedua tidak akan diberangkatkan.

"Minimal calon jamaah sudah vaksin dosis lengkap (2 dosis), syukur-syukur booster sudah semua. Untuk yang belum divaksinasi dosis lengkap, ya batal, tidak diberangkatkan.

Baca Juga: Masih Hidup! Bayi Masih Bertali Pusar Ditemukan Tersangkut di Sungai Kedawung

Halaman:

Editor: Susanto

Sumber: Setkab RI

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Piala Dunia 2022, Kamerun vs Serbia 3-3

Selasa, 29 November 2022 | 08:55 WIB

Warganet Bertanya-tanya, Kemana Si Oyen?

Jumat, 25 November 2022 | 09:43 WIB

Piala Dunia 2022: Maroko vs Kroasia Imbang 0-0

Kamis, 24 November 2022 | 06:18 WIB
X