Atasi Penyebaran PMK, Pemerintah Akan Lakukan Lockdown

- Jumat, 20 Mei 2022 | 11:53 WIB
DIANGKAT: Pedagang dan warga mengangkat sapi sakit yang tak bisa berdiri usai diperiksa petugas DInas Perikanan dan Peternakan Banyumas karena terindikasi terkena gejala penyakit mulut dan kuku (PMK) di Pasar Hewan Ajibarang Rabu 11 Mei 2022 ini.(SM Banyumas/dok0
DIANGKAT: Pedagang dan warga mengangkat sapi sakit yang tak bisa berdiri usai diperiksa petugas DInas Perikanan dan Peternakan Banyumas karena terindikasi terkena gejala penyakit mulut dan kuku (PMK) di Pasar Hewan Ajibarang Rabu 11 Mei 2022 ini.(SM Banyumas/dok0

Hal ini dinilai wajar karena sudah lebih dari 20 tahun yang lalu sejak Indonesia terakhir kali menangani PMK.

Baca Juga: Daging Ternak Positif PMK Aman Dikonsumsi Manusia, Dinas Pertanian Siap Bantu Pemotongan Ternak Suspek PMK

Meskipun demikian, Indonesia telah mempunyai pengalaman dalam menangani kasus penyakit hewan ini.

"Insya Allah, dengan menggandeng banyak pihak mulai dari Pemerintah Daerah, akademisi, para pelaku usaha, asosiasi, serta peternak, maka kita upayakan bersama-sama agar PMK ini bisa teratasi dengan baik, serta dapat meminimalisasi kerugian yang mungkin timbul dari munculnya wabah ini," timpal Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Nasrullah.

Halaman:

Editor: Puji Purwanto

Sumber: ditjenpkh.pertanian.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Presiden Jokowi Nyatakan Biaya Haji Masih Belum Final

Kamis, 26 Januari 2023 | 10:11 WIB

108 Lembaga Pengelola Zakat Tercatat Tak Berizin

Rabu, 25 Januari 2023 | 15:41 WIB

Lagi, Cianjur Diguncang Gempa Magnitudo 4,3

Selasa, 24 Januari 2023 | 09:44 WIB

Google Doodle Hari Ini Merayakan Tahun Baru Imlek

Minggu, 22 Januari 2023 | 08:15 WIB
X