Kasus Mafia Minyak Goreng, Kejagung Periksa 30 Saksi dan Geledah 10 Tempat

- Jumat, 22 April 2022 | 21:41 WIB
Presiden Jokowi minta mafia minyak goreng diusut tuntas (SM Banyumas/Dok twitter @jokowi)
Presiden Jokowi minta mafia minyak goreng diusut tuntas (SM Banyumas/Dok twitter @jokowi)

JAKARTA, suaramerdeka-banyumas.com-Sedikitnya ada 30 saksi telah diperiksa dan 10 tempat telah digeledah oleh petugas Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait dengan kasus dugaan korupsi pemberian fasilitas ekspor minyak goreng atau crude palm oil (CPO).

"Progressnya itu sudah 30 orang saksi. Ada 10 tempat sudah kita lakukan penggeledahan untuk peroleh alat bukti lain, dokumen sudah sekitar 650," ujar Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejagung, Febrie Adriansyah kepada wartawan, Jumat 22 April 2022.

Penyidik juga sudah menyita sejumlah dokumen terkait perkara ini.

Baca Juga: Operasi Ketupat Candi 2022, 352 Personel Gabungan Diterjunkan Amankan Lebaran di Purbalingga

10 tempat yang digeledah di antaranya merupakan kantor tiga orang tersangka swasta, rumah tersangka, serta kantor yang berkaitan dengan Kementerian Perdagangan. 

Untuk lokasi berada di Batam, Medan, dan Surabaya.

Selain itu, Febrie mengungkapkan Kejagung juga sudah menyita sejumlah dokumen.

Baca Juga: Peringati Nuzulul Qur'an, Ribuan Siswa dan Guru Gelar Tadarus di Taman Kota Ajibarang

Penyidik juga sudah berdiskusi untuk menghitung kerugian negara dengan auditor BPKP.

Halaman:

Editor: Susanto

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mahfud MD: Teroris Bukan Pejuang Agama!

Jumat, 9 Desember 2022 | 08:43 WIB

Status Vulkanik Gunung Semeru Meningkat Menjadi Awas

Minggu, 4 Desember 2022 | 15:08 WIB
X