Jelang Waktu Sahur, Gunung Anak Krakatau Meletus

- Jumat, 22 April 2022 | 07:53 WIB
GUNUNG Anak Krakatau saat mengalami erupsi pada 17 Oktober 2018 lalu (SM Banyumas/Dok kanal YouTube Volcanodiscovery)
GUNUNG Anak Krakatau saat mengalami erupsi pada 17 Oktober 2018 lalu (SM Banyumas/Dok kanal YouTube Volcanodiscovery)

BANTEN, suaramerdeka-banyumas.com-Masyarakat, wisatawan maupun nelayan dilarang mendekat dalam radius 2 kilometer pasca meletusnya Gunung Ank Gunung Krakatau pada Jumat 22 April 2022 dini hari tadi. 

Dikutip dari PMJ News, dilaporkan saat ini, status Gunung Anak Krakatau yang erupsi ini berada di Level II atau waspada. 

Gunung Anak Krakatau in mengalami erupsi jelang waktu Sahur sekitar pukul 02.37 WIB di mana ketinggian kolom abu mencapai 1.500 meter dari atas puncak.

Baca Juga: Hari Bumi, Google Doodle Hari Ini Tampilkan Puncak Gunung Kilimanjaro Bicarakan Perubahan Iklim Dunia

Sementara itu, kolom abu teramati berwarna hitam dengan intensitas tebal ke arah Barat Daya.

Sedangkan, amplitudo maksimum yang terekam di seismogram 60 mm dan berdurasi 45 detik. Dalam letusan tersebut tidak terdengar suara dentuman.

Selanjutnya, letusan kedua pada H-10 Idul Fitri terjadi pukul 01.45 wib, dengan ketinggian abu vulkanik mencapai 600 meter dari atas puncak.

Baca Juga: Unsoed Resmikan Nama Auditorium Graha Widyatama Prof Rubijanto Misman

Lalu, kolom abu teramati berwarna hitam dengan intensitas tebal ke arah Barat Daya. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30 mm dan berdurasi 48 detik, tidak terdengar suara dentuman.

Halaman:

Editor: Susanto

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Warganet Bertanya-tanya, Kemana Si Oyen?

Jumat, 25 November 2022 | 09:43 WIB

Piala Dunia 2022: Maroko vs Kroasia Imbang 0-0

Kamis, 24 November 2022 | 06:18 WIB
X