254 Ribu Pemegang Kartu Keluarga Sejahtera di Banyumas Terima BLT dan BPNT dari Kemensos

- Selasa, 19 April 2022 | 20:24 WIB
WARGA Kedungurang Kecamatan Gumelar saat antre mengambil BPNT Di balai desa setempat beberapa waktu lalu. (SM Banyumas/dok)
WARGA Kedungurang Kecamatan Gumelar saat antre mengambil BPNT Di balai desa setempat beberapa waktu lalu. (SM Banyumas/dok)
 
BANYUMAS, suaramerdeka-banyumas.com– Memasuki minggu ketiga di Bulan Ramadan, Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsospermades) Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, masih terus menyalurkan bantuan sosial dari program Kementerian Sosial Republik Indonesia.
 
Target penyaluran bantuan sosial tersebut yakni Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdata ke dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
 
Adapun bantuan sosial yang diberikan kepada masyarakat Banyumas yakni Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) atau Program Sembako, dan juga Bantuan Langsung Tunai (BLT) Minyak Goreng.
 
 
Menurut penuturan Sub Koordinator Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin (PSPFM) Dinas Sosial Kabupaten Banyumas, Dewi Kusmayanti, bantuan disalurkan melalui Kartu Kesejahteraan Sosial (KKS) yang bekerjasama dengan Bank Mandiri ataupun Kantor Pos Indonesia.
 
“Program ini (BPNT: red) kan reguler ya, dari tahun 2018 sudah ada, jadi nanti kami berikan bantuan melalui Kartu Kesejahteraan Sosial (KKS), lalu warga bisa menggunakan kartu tersebut untuk menggesek di agen atau E-Warung, warung yang memang sudah memiliki fasilitas yang mendukung,” jelas Dewi saat ditemui di Kantor Dinsospermades Kabupaten Banyumas, Selasa 19 April 2022.
 
 
Ia juga menjelaskan bahwa satu KKS memiliki limit sebanyak 200 ribu per bulan yang bisa dipergunakan untuk berbelanja bahan karbohidrat, protein hewani dan nabati, vitamin, mineral, kacang-kacangan, dan kebutuhan pokok lainnya.
 
Apabila ada oknum yang memanfaatkan bantuan dana dari Kemensos selain untuk bahan pokok yang disebutkan, Dinsospermades mengaku hal tersebut berada di luar pengawasan mereka.
 
“Sebelumnya limit KKS hanya 110 ribu per bulan, diperuntukkan beras dan telor saja, namun sekarang ada tambahan komoditi menjadi 200 ribu per bulan untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat,” tambah Dewi.
 
 
Menjelang Lebaran, Pemerintah juga menambahkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) minyak goreng sebanyak 100 ribu per bulan yang akan diterimakan langsung tiga bulan, yakni bulan Maret hingga Mei dalam bentuk tunai.
 
Masyarakat Banyumas dapat mencairkan dana BLT tersebut melalui Kantor Pos Banyumas.
Apabila terdapat keluhan mengenai BPNT dan BLT, pihak Dinsospermades memberikan fasilitas pengaduan melalui Kecamatan pada masing-masing desa atau warga dapat langsung mengunjungi kantor Dinsospermades. *** (MG02/Zaenab Baragbah)
 
 

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

1.000 Lintah Hidup Asal Bengkulu, Diekspor ke Malaysia

Kamis, 29 September 2022 | 09:09 WIB

Pemecatan Ferdy Sambo Bukti Komitmen Tegas Polri

Jumat, 23 September 2022 | 08:24 WIB
X