Antisipasi Paham dan Gerakan Intoleransi dan Terorisme, Polda DIY Gandeng BB9, Banser dan Santri

- Sabtu, 26 Maret 2022 | 13:31 WIB
Polda DIY menggandeng tokoh agama dan tokoh masyarakat DIY guna menangkal radikalisme, intoleransi, dan terorisme..(SM Banyumas/Dok)
Polda DIY menggandeng tokoh agama dan tokoh masyarakat DIY guna menangkal radikalisme, intoleransi, dan terorisme..(SM Banyumas/Dok)
YOGYAKARTA, suaramerdeka-banyumas.com-Untuk mengantisipasi faham dan gerakan paham radikal, intoleransi dan terorisme, Jajaran Polda DIY (Daerah Istimewa Yogyakarta) sinergi dengan Brigade Bintang 9 (BB9) dan Barisan Ansor Serbaguna dan Santri Ponpes Ibnu Hadi. 
 
Dewan Syuro Brigade Bintang 9 (BB9) sekaligus pengasuh Ponpes Ibnu Hadi di Polodadi, Ngentak, Prambanan, Sleman, Yogyakarta, Gus Jaroh (KH. Imam Syajaroh) meyambut baik inisiatif dari polisi untuk mewujudkan kedaulatan NKRI tersebut. 
 
Ia berharap langkah sinergi ini untuk memperkuat penegakan dan supremasi hukum dalam melawan kelompok radikal, intoleran, dan teroris yang berpotensi memecah-belah Bangsa dan Negara Indonesia tercinta.
 
 
"Kami menyambut baik langkah dan upaya Polda DIY dalam menjalin sinergi untuk mewujudkan situasi kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) yang kondusif di Jogja," ujarnya sebagaimana rilis berita yang disampaikan ke Suara Merdeka Banyumas. 
 
Gus Jaroh menyatakan siap untuk mendukung langkah-langkah Polri (Kepolisian RI) dalam upaya mencegah merebaknya radikalisme, terorisme, dan Intoleransi dari golongan yang ingin mencerai-beraikan kerukunan dan kedamaian masyarakat, bangsa, dan negara Indonesia.
 
"Keharusan menjaga kedaulatan Indonesia bukan hanya tanggung jawab dan kewajiban TNI (Tentara Nasional Indonesia)-Polri saja melainkan juga seluruh lapisan masyarakat warga negara Indonesia, dari lapisan atas hingga lapisan bawah, dan dari generasi tua hingga generasi mudanya," ungkapnya.
 
 
"Tidak terkecuali juga bagi para santri dan masyarakat di lingkungan ponpes, wajib hukumnya untuk mencintai tanah air Indonesia, dan setia kepada Pancasila dan UUD (Undang-Undang Dasar) 1945," imbuhnya
 
Gus Jaroh beserta anggota Ormas (Organisasi Kemasyarakatan) BB9 dan Banser, bersama Pengurus dan Santri Ponpes Ibnu Hadi membacakan deklarasi damai untuk menyinergikan sikap dan semangat guna memupuk persatuan dan kesatuan dalam rangka menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia)..***
 
 

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Presiden Jokowi Nyatakan Biaya Haji Masih Belum Final

Kamis, 26 Januari 2023 | 10:11 WIB

108 Lembaga Pengelola Zakat Tercatat Tak Berizin

Rabu, 25 Januari 2023 | 15:41 WIB

Lagi, Cianjur Diguncang Gempa Magnitudo 4,3

Selasa, 24 Januari 2023 | 09:44 WIB

Google Doodle Hari Ini Merayakan Tahun Baru Imlek

Minggu, 22 Januari 2023 | 08:15 WIB
X