Presiden Jokowi: Warga Boleh Tarawih Berjamaah, Mudik Lebaran Boleh Asal Sudah Vaksin Dua Kali dan Booster

- Rabu, 23 Maret 2022 | 22:50 WIB
PRESIDEN RI Joko Widodo (Jokowi) saat menyampaikan keterangan pers tentang kebijakan pelonggaran di Bulan Ramadan dan lebaran Rabu 23 Maret 2022 ( SM Banyumas/tangkapan layar video  BPMI)
PRESIDEN RI Joko Widodo (Jokowi) saat menyampaikan keterangan pers tentang kebijakan pelonggaran di Bulan Ramadan dan lebaran Rabu 23 Maret 2022 ( SM Banyumas/tangkapan layar video BPMI)

JAKARTA, suaramerdeka-banyumas.com-Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memperbolehkan kembali umat Islam untuk bisa menjalankan salat tarawih berjamaah di masjid saat Ramadan nanti dengan tetap menjaga protokol kesehatan serta mudik lebaran

Kebijakan pelonggaran ini diberlakukan mengingat hingga saat ini kondisi pandemi Covid-19 di Indonesia sudah dalam kondisi membaik. 

“Bagi masyarakat yang ingin melakukan mudik Lebaran juga dipersilakan, juga diperbolehkan dengan syarat sudah mendapatkan dua kali vaksin dan satu kali booster serta tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” ungkap Presiden Joko Widodo dalam keterangannya terkait Kebijakan Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) dan Panduan Protokol Kesehatan Ramadan dan Idulfitri 1443 H, di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 23 Maret 2022.

Baca Juga: Begini Penampakan Menara Pandang di Jalan Soekarno Purwokerto Hampir Selesai, Bupati: Ini Lima Usulan Nama

Khusus untuk para pejabat dan pegawai pemerintah, kegiatan buka puasa bersama dan gelar griya (open house) masih dilarang.

Presiden pun kembali mengingatkan pentingnya disiplin menerapkan protokol kesehatan dan berharap tren yang makin membaik ini dapat terus dipertahankan.

“Saya minta kita semuanya tetap menjalankan protokol kesehatan, disiplin menggunakan masker, rajin mencuci tangan, dan jaga jarak,” tandasnya.

Baca Juga: Kementerian Kominfo Tegaskan, Video Minyak Goreng Tumpah di Laut itu Hoaks

Selain tarawih, mudik dan buka puasa bersama serta open house, pemerintah juga memberikan pelonggaran bagi pelaku perjalanan dari luar negeri (PPLN) yang kini tidak perlu melewati karantina, melainkan hanya melakukan tes usap PCR.

Halaman:

Editor: Susanto

Sumber: Presiden Jokowi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X