Hari Puisi Sedunia 21 Maret, UNESCO: Karena Puisi Menyatukan Orang-orang di Seluruh Benua

- Senin, 21 Maret 2022 | 10:17 WIB
Ilustrasi Hari Puisi Sedunia (SM Banyumas/dok PEXEL)
Ilustrasi Hari Puisi Sedunia (SM Banyumas/dok PEXEL)

Suaramerdeka-banyumas.com-UNESCO menyatakan puisi menyatukan orang-orang di seluruh dunia, sehingga layak jika ada Peringatan Hari Puisi Sedunia sebagaimana pada Senin 21 Maret 2022. 

Dikutip dari laman UNESCO, disebutkan bahwa Hari Puisi Sedunia merupakan peringatan salah satu bentuk ekspresi dan identitas budaya serta bahasa yang paling berharga bagi umat manusia.

Hari Puisi Sedunia sejak tahun 1999 sudah menjadi perhatian UNESCO dengan mendukung peringatannya setiap tanggal 21 Maret.

Baca Juga: Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti Akan Ajukan Praperadilan, Polisi: Tak Masalah

"Dipraktekkan sepanjang sejarah – di setiap budaya dan di setiap benua – puisi berbicara tentang kemanusiaan kita bersama dan nilai-nilai kita bersama, mengubah puisi yang paling sederhana menjadi katalis yang kuat untuk dialog dan perdamaian," tulis laman UNESCO.

Hari Puisi Sedunia merupakan momentum tepat untuk menghormati penyair, menghidupkan kembali tradisi lisan pembacaan puisi, mempromosikan membaca, menulis dan mengajar puisi.

"Karena puisi terus menyatukan orang-orang di seluruh benua, semua diundang untuk bergabung," tulisnya lagi.

Baca Juga: Polisi Kembali Ringkus RS Gitaris Band Karena Penyalahgunaan Narkoba, RS dari Grup Band G

Dukungan UNESCO akan peringatan Hari Puisi Sedunia setiap tanggal 21 Maret, pertama kali diadopsi dalam Konferensi Umum ke-30 di Paris pada tahun 1999.

Halaman:

Editor: Susanto

Sumber: UNESCO

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mahfud MD: Teroris Bukan Pejuang Agama!

Jumat, 9 Desember 2022 | 08:43 WIB

Status Vulkanik Gunung Semeru Meningkat Menjadi Awas

Minggu, 4 Desember 2022 | 15:08 WIB
X