Kasus Bocah Kembar Meninggal Dunia Ditabrak Moge Damai dan Kekeluargaan, Proses Hukum Polisi Tetap Berjalan

- Senin, 14 Maret 2022 | 03:00 WIB
Mantan Menteri Kelautan Susi Pudjiastuti menyampaiak duka mendalam dan memasang emoticon menangis dengan adanya kasus kecelakaan moge menabrak dua bocah kembar hingga meninggal dunia di Pangandaran, Ciamis, Jabar Sabtu 12 Maret 2022.(SM Banyumas/dok twitter Susi Pudjiastuti)
Mantan Menteri Kelautan Susi Pudjiastuti menyampaiak duka mendalam dan memasang emoticon menangis dengan adanya kasus kecelakaan moge menabrak dua bocah kembar hingga meninggal dunia di Pangandaran, Ciamis, Jabar Sabtu 12 Maret 2022.(SM Banyumas/dok twitter Susi Pudjiastuti)

Suaramerdeka-banyumas.com-Meski dikabarkan kasus meninggalnya bocah kembar delapan tahun asal Pangandaran tertabrak Moge Harley Davidson berakhir damai secara kekeluargaan namun proses Hukum oleh polisi tetap berjalan. 

Usai kejadian Pihak Kepolisian Resor (Polres) Ciamis memproses hukum dua pengendara sepeda motor gede (moge) Harley Davidson yang menabrak dua anak kembar di Jalan Raya Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Ciamis AKP Zanuar Cahyo Wibowo menyampaikan bahwa pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi terkait insiden kecelakaan tersebut.

Baca Juga: Tertabrak Moge Harley Davidson, Dua Bocah Kembar yang Bergandengan Tangan di Pangandaran itu Meninggal Dunia  

"Masih kita proses hari ini, kita proses pemeriksaan juga saksi-saksi untuk menaikkan proses penyelidikan ke penyidikan," kata Zanuar pada Minggu, 13 Maret 2022.


Zanuar menuturkan insiden kecelakaan lalu lintas itu terjadi saat seorang anak berinisial HA menyeberang jalan. Saat itu, datang pengendara moge lalu menabrak korban.

Kemudian, kata dia, korban lain berinisial HU juga menyeberang jalan dan datang pengendara moge lainnya. Tabrakan serupa pun terjadi dan menyebabkan HU meninggal dunia.

Baca Juga: Terkait Kebutuhan Migor, Pramono Anung: Minyak Sawit Untuk Ekspor Diminta Untuk Penuhi Kebutuhan Dalam Negeri

"Jadi ada dua kecelakaan dengan dua korban yang berbeda dalam satu TKP," ujarnya.

Halaman:

Editor: Susanto

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X