Menteri Agama Paparkan 10 Poin Persiapan Penyelenggaraan Ibadah Haji, Ini Lengkapnya...

- Sabtu, 19 Februari 2022 | 15:27 WIB
REMBANG, suaramerdeka-banyumas.com- Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan 10 poin Penjelasan Persiapan Pelayanan dan Usulan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1443H/2022M dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI secara daring dari Rembang, Rabu 16 Februari 2022. 
 
Hadir secara luring di Gedung DPR, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief beserta jajarannya
 
Menteri Agama menyampaikan 10 hal terkait persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini antara lain : 

Pertama, kepastian Penyelenggaraan Ibadah Haji. Gusmen menyampaikan, kepastian tentang ada tidaknya penyelenggaraan ibadah haji pada tahun 1443 H/2022 M sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah Arab Saudi.

Baca Juga: Tilang Elektronik Tingkatkan Disiplin Berlalu Lintas

"Sampai dengan saat ini, kepastian tentang ada atau tidaknya penyelenggaraan ibadah haji pada tahun 1443 H/2022 M, belum dapat diperoleh, sebagaimana yang telah kami sampaikan pada Rapat Kerja sebelumnya," tutur Gusmen sebagaimana akrab dipanggil. 

Kedua, tentang MoU persiapan penyelenggaraan ibadah haji. Gusmen menyampaikan, salah satu tahapan persiapan adalah dilakukannya MoU tentang penyelenggaraan ibadah haji.

"Dalam rangka memperoleh kuota haji, kami telah berkoordinasi dengan Kementerian Haji Arab Saudi. Namun sampai saat ini kami belum mendapat undangan dari pemerintah Arab Saudi untuk melakukan MoU tentang persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1443 H/2022 M," lanjut Gusmen.

Baca Juga: Prosesi Kirab  Pusaka Kebesaran Banyumas Ditiadakan, Diganti Palereman di Komplek Pendapa Sipanji

Ketiga, pengisian kuota haji dan jemaah yang diberangkatkan, apabila tahun ini ada pemberangkatan.

Gusmen mengatakan, pengisian kuota berpedoman kepada Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah, yang mulai berlaku sejak diundangkan pada 29 April 2019.

"Adapun jemaah haji yang akan diberangkatkan pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 1443 H/2022 M adalah jemaah haji yang berhak berangkat pada tahun 1441 H/2020 M," jelas Gusmen.

Baca Juga: Program Kartu Prakerja 2022 Dibuka, Ini Situs Resmi Pendaftarannya

Halaman:

Editor: Susanto

Sumber: Kemenag

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Presiden Jokowi Nyatakan Biaya Haji Masih Belum Final

Kamis, 26 Januari 2023 | 10:11 WIB

108 Lembaga Pengelola Zakat Tercatat Tak Berizin

Rabu, 25 Januari 2023 | 15:41 WIB

Lagi, Cianjur Diguncang Gempa Magnitudo 4,3

Selasa, 24 Januari 2023 | 09:44 WIB

Google Doodle Hari Ini Merayakan Tahun Baru Imlek

Minggu, 22 Januari 2023 | 08:15 WIB
X