Kemenag Catat Sedikitnya Ada 12 Laporan Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan Keagamaan

- Selasa, 8 Februari 2022 | 08:29 WIB
Ilustrasi pelecehan seksual anak (SM/dok pixabay)
Ilustrasi pelecehan seksual anak (SM/dok pixabay)

JAKARTA, suaramerdeka-banyumas.com-Kementerian Agama mencatat sedikitnya ada 12 laporan kekerasan yang terjadi di lembaga pendidikan keagamaan.

Hal itu disampaikan Beberapa oknum tidak bertanggung jawab di lingkungan lembaga pendidikan keagamaan dilaporkan kepada pihak berwajib karena diduga melakukan tindakan asusila.

12 laporan yang muncul terkait kasus kekerasan di lembaga pendidikan keagamaan, yaitu di Bandung, Tasikmalaya, Kuningan, Cilacap, Kulonprogo, Bantul, Pinrang, Ogan Ilir, Lhokseumawe, Mojokerto, Jombang, dan Trenggalek.

Baca Juga: Pelaku Pencabulan Asal Cipari, Dipergoki Orang Tua Korban Saat Beraksi di Kamar Mandi

Beberapa kasus di antaranya masih berproses dalam persidangan di pengadilan.

Dhani mengapresiasi pelaporan yang dilakukan para pihak. Menurutnya, laku kejahatan, oleh siapa pun dan di mana pun tempatnya, harus ditindak sesuai ketentuan oleh pihak berwenang.

“Kejahatan bisa dilakukan siapa saja dan terjadi di mana saja, termasuk di lembaga pendidikan keagamaan. Saya mengapresiasi langkah para pihak untuk melaporkan setiap peristiwa kepada pihak berwajib untuk ditindak tegas,” terangnya.

Baca Juga: Antisipasti Lonjakan Omicron, Kemenag Atur Kegiatan Keagamaan di Rumah Ibadah, Ini Lengkapnya

Terkait hal itulah Kementerian Agama sedang menyusun Peraturan Menteri Agama (PMA) dalam rangka pencegahan kekerasan seksual di lembaga pendidikan keagamaan.

Halaman:

Editor: Susanto

Sumber: Kemenag

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X