Soal Omicron, Presiden Minta Warga Waspadai Tren Tapi Jangan Bereaksi Berlebihan

- Kamis, 20 Januari 2022 | 14:04 WIB
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).(SM Banyumas/Dok Setkab)
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).(SM Banyumas/Dok Setkab)

JAKARTA, suaramerdeka-banyumas.com-Menghadapi varian Covid-19 Omicron yang saat ini mulai naik, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meminta agar kita semua mewaspadai tren ini, tetapi tidak perlu bereaksi berlebihan.

“Berhati-hati perlu, waspada perlu, tapi jangan menimbulkan ketakutan dan jangan menimbulkan kepanikan,” ujar Presiden dalam pernyataan yang disampaikannya di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa 18 Januari 2022.

Presiden memaparkan, berbagai studi termasuk laporan dari Badan Kesehatan Dunia atau WHO menyebutkan bahwa varian Omicron memang lebih mudah menular namun memiliki gejala yang lebih ringan.

Baca Juga: Terbaru , Total Rumah Rusak Gempa Banten 3.078 Rumah Rusak

“Pasien yang terinfeksi varian ini umumnya pulih tanpa harus dirawat di rumah sakit. Tapi, sekali lagi, kita harus waspada, jangan jemawa, dan jangan gegabah,” ucapnya.

Untuk menekan laju penularan Omicron, Kepala Negara pun menekankan sejumlah hal. Pertama, Presiden meminta agar masyarakat untuk mengurangi mobilitas.

“Jika Bapak, Ibu, dan Saudara-saudara sekalian tidak memiliki keperluan mendesak sebaiknya mengurangi kegiatan di pusat-pusat keramaian. Dan untuk mereka yang bisa bekerja dari rumah (work from home) lakukanlah kerja dari rumah,” ujarnya.

Baca Juga: Presiden Jokowi: Kebijakan Penghentian Ekspor Nikel Digugat Uni Eropa, Indonesia Siap Hadapi

Selain itu, Presiden juga meminta masyarakat untuk tidak bepergian ke luar negeri untuk keperluan yang tidak esensial.

Halaman:

Editor: Susanto

Sumber: Setkab

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Indonesia Secara De Facto Telah Menuju Endemi

Kamis, 12 Mei 2022 | 16:58 WIB
X