Antisipasi Penyebaran Omicron, Tiap Minggu Perpanjangan Kebijakan PPKM Dievaluasi

- Senin, 17 Januari 2022 | 07:17 WIB
PARA menteri dalam memberikan Keterangan Pers tentang PPKM Jawa Bali dan luar Jawa Bali usai Ratas Evaluasi PPKM, Minggu (16/01/2022), secara virtual. (Sumber: Tangkapan Layar)
PARA menteri dalam memberikan Keterangan Pers tentang PPKM Jawa Bali dan luar Jawa Bali usai Ratas Evaluasi PPKM, Minggu (16/01/2022), secara virtual. (Sumber: Tangkapan Layar)

JAKARTA, suaramerdeka-banyumas.com-Evaluasi perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali kembali dilakukan sekali seminggu untuk dapat mengantisipasi perkembangan Omicron yang begitu cepat.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) dalam keterangan pers usai Rapat Terbatas (Ratas) mengenai Evaluasi PPKM yang dipimpin oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), Minggu 16 Januari 2022, secara virtual.

“Pemerintah juga akan kembali melakukan asesmen PPKM yang dievaluasi setiap minggunya dan menghapus asesmen dua minggu, semata-mata untuk mengikuti perkembangan kasus Omicron yang diprediksi meningkat sangat cepat ini,” ujar Menko Marves yang juga Koordinator PPKM Jawa-Bali sebagaimana dilansir dari laman resmi Setkab RI.

Baca Juga: Pemerintah Lanjutkan PPKM di Luar Jawa Bali Hingga 31 Januari 2022

Pemerintah terus memantau perkembangan kasus varian Omicron di sejumlah negara untuk memprediksi segala kemungkinan yang terjadi ke depan.

Menko Marves pun menegaskan bahwa pemerintah melakukan berbagai langkah mitigasi agar tren peningkatan kasus Omicron di Indonesia lebih landai dibandingkan negara lain.

“Dari hasil trajectory kasus COVID-19 di Afrika Selatan, puncak gelombang Omicron diperkirakan terjadi pada pertengahan Februari hingga awal Maret ini. Namun pemerintah akan melakukan berbagai langkah mitigasi agar peningkatan kasus yang terjadi lebih landai dibandingkan dengan negara lain sehingga tidak membebani sistem kesehatan kita,” ujarnya.

Baca Juga: Tenang, Letusan Gunung Api di Tonga Picu Tsunami, Tapi Tidak Berdampak ke Wilayah Indonesia

Upaya yang dilakukan pemerintah untuk menekan laju kasus antara lain dengan penegakan protokol kesehatan dan akselerasi vaksinasi.

Halaman:

Editor: Susanto

Sumber: Setkab RI

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Indonesia Secara De Facto Telah Menuju Endemi

Kamis, 12 Mei 2022 | 16:58 WIB
X