Ijin Edar Vaksinasi Booster Keluar, Lansia dan Penderita Imunokompromais Jadi Prioritas

- Jumat, 14 Januari 2022 | 09:04 WIB
Warga Kelurahan Purwanegara, Kecamatan Purwokerto Utara mendaftar vaksinasi Covid-19 saat digelar di wilayah RW, belum lama ini. (SMBanyumas/Puji Purwanto)
Warga Kelurahan Purwanegara, Kecamatan Purwokerto Utara mendaftar vaksinasi Covid-19 saat digelar di wilayah RW, belum lama ini. (SMBanyumas/Puji Purwanto)

JAKARTA, suaramerdeka-banyumas.com-Ijin edar vaksinasi booster sudah resmi diterbitkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui Direktorat Jenderal (Dirjen) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor HK.02.02/II/252/2022 tentang Vaksinasi Covid-19 Dosis Lanjutan (Booster).

Vaksinasi booster diselenggarakan oleh pemerintah dengan sasaran masyarakat usia 18 tahun ke atas dengan prioritas kelompok masyarakat lanjut usia (lansia) dan penderita imunokompromais.

SE ini ditujukan kepada para kepala dinas kesehatan provinsi dan kabupaten/kota serta kepala/direktur rumah sakit (RS) dan kepala/pimpinan fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Presiden Jokowi: Sirkuit Internasional Mandalika Siap Hadapi MotoGP Maret 2022

“Vaksinasi booster adalah vaksinasi Covid-19 setelah seseorang mendapat vaksinasi primer dosis lengkap yang ditujukan untuk mempertahankan tingkat kekebalan serta memperpanjang masa perlindungan,” ujar Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, Maxi Rein Rondonuwu, Kamis 13 Januari 2022 sebagaimana dilansir dari Setkab RI.

Maxi mengungkapkan, hasil studi menunjukkan telah terjadi penurunan antibodi pada enam bulan setelah mendapatkan vaksinasi Covid-19 dosis primer lengkap, sehingga dibutuhkan pemberian dosis lanjutan atau booster untuk meningkatkan proteksi individu terutama pada kelompok masyarakat rentan.

Pemberian vaksinasi booster ini juga telah disarankan Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional (ITAGI) untuk memperbaiki efektivitas vaksin yang telah menurun.

Baca Juga: Bersama BPBD, LPB Muhammadiyah Turut Serta Tangani Tanah Longsor di Kalibenda

“Pelaksanaan Vaksinasi Program Dosis Lanjutan (Booster) bagi sasaran lansia dapat dilaksanakan secara serentak di seluruh kabupaten/kota, sementara sasaran nonlansia dilaksanakan di kabupaten/kota yang sudah mencapai cakupan dosis 1 total minimal 70 persen dan cakupan dosis 1 lansia minimal 60 persen,” ujar Maxi.

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kompolnas Temukan Fakta Baru Soal Tragedi Kanjuruhan

Selasa, 4 Oktober 2022 | 18:10 WIB

PSI Deklarasi Ganjar Pranowo jadi Capres 2024

Selasa, 4 Oktober 2022 | 07:19 WIB

Usai Tragedi Kanjuruhan, Kapolres Malang Dicopot

Selasa, 4 Oktober 2022 | 05:35 WIB
X