Terkait Pemerkosaan Santri, Kemenag Cabut Ijop Salah Satu Pesantren di Ogan Komering Ulu

- Senin, 3 Januari 2022 | 09:08 WIB
Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas (SM Banyumas/dok).
Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas (SM Banyumas/dok).

JAKARTA, suaramerdeka-banyumas.com-Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengutuk dugaan aksi pemerkosaan santriwati oleh pemilik pesantren di Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan.

Seperti diketahui pemilik pesantren Moh Syukur, ditangkap polisi beberapa waktu lalu, karena diduga elakukan pemerkosaan terhadap santriwati hingga melahirkan.

"Saya menyesalkan dan mengutuk peristiwa ini. Saya pastikan ijin operasional (Ijop) pesantren dicabut," tegas Menag di Jakarta, Jumat 31 Desember 2021.

"Saya juga minta hukum berat pelaku," lanjutnya.

Baca Juga: Pra dan Pasca Vaksinasi Anak, Orang Tua Diminta Perhatikan Kesehatan

Menag mengatakan, pihaknya telah mengambil langkah strategis menyikapi masalah ini. Selain menutup dan menghentikan kegiatan belajar mengajar di lembaga tersebut, Kemenag juga memulangkan seluruh santri ke daerah asal masing-masing. 

"Kemenag akan membantu mereka mendapatkan sekolah lain untuk melanjutkan belajarnya," ujar Menag.

"Kemenag bersinergi dengan madrasah-madrasah di lingkup Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama," sambungnya.

Baca Juga: Bunuh Teman Perempuan Pemberi Hutang, Pria Asal Kemranjen Ditangkap

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Presiden Jokowi Nyatakan Biaya Haji Masih Belum Final

Kamis, 26 Januari 2023 | 10:11 WIB

108 Lembaga Pengelola Zakat Tercatat Tak Berizin

Rabu, 25 Januari 2023 | 15:41 WIB

Lagi, Cianjur Diguncang Gempa Magnitudo 4,3

Selasa, 24 Januari 2023 | 09:44 WIB

Google Doodle Hari Ini Merayakan Tahun Baru Imlek

Minggu, 22 Januari 2023 | 08:15 WIB
X