Terbaru, 22 Orang Meninggal Dunia, 22 HIlang, 2.004 Mengungsi Akibat Erupsi Gunung Semeru

- Selasa, 7 Desember 2021 | 14:12 WIB
 Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto (depan) mengendarai sepeda motor jenis trail saat meninjau lokasi terdampak awan panas guguran Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin(6/12). (SM Banyumas/Komunikasi Kebencanaan BNPB/Danung Arifin)
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto (depan) mengendarai sepeda motor jenis trail saat meninjau lokasi terdampak awan panas guguran Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin(6/12). (SM Banyumas/Komunikasi Kebencanaan BNPB/Danung Arifin)


LUMAJANG, suaramerdeka-banyumas.com- 22 Orang Meninggal Dunia, 22 HIlang, 2.004 Mengungsi Akibat Erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Dari data resmi yang dilansir dari situs resmi BNPB, hingga Senin 6 Desember 2021, pukul 20.15 WIB, dari 22 orang meninggal dunia, akibat erupsi Gunung Semeru teridentifikasi 14 orang di Kecamatan Pronojiwo, sedangkan 8 orang di Kecamatan Candipuro.

Terkait dengan jumlah warga yang dinyatakan hilang, posko masih melakukan pendataan.

Baca Juga: PMI Banjarnegara Kirim Sayuran Untuk Korban Erupsi Gunung Semeru

Untuk warga mengungsi, sebanyak 2.004 warga berada di 19 titik pengungsian yang tersebar di tiga kecamatan, antara lain Kecamatan Pronojiwo, Candipuro dan Pasirian.

Jumlah penyintas tertinggi berada di Kecamatan Candipuro dengan jumlah 1.136 jiwa, Pasirian 563 dan Pronojiwo 305.

Berikut ini distribusi titik pengungsian warga di tiga kecamatan tersebut.

Baca Juga: Mengaku Persit, NRS Diamankan Setelah Tipu Korbannya Hingga Ratusan Juta

Kecamatan Candipuro (Balai Desa Sumberwuluh, Balai Desa Penanggal, Balai Desa Sumbermujur, Dusun Kampung Renteng di Desa Sumberwuluh, Dusun Kajarkuning di Desa Sumberwuluh dan Kantor Camat Candipuro).

Kecamatan Pasirian (Balai Desa Condro, Balai Desa Pasirian, Masjid Baiturahman Pasirian dan Masjid Nurul Huda Alon Pasirian).

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X