Sejarah Letusan Gunung Semeru Terentang dari Tahun 1818 Sampai 2021

- Minggu, 5 Desember 2021 | 13:09 WIB
ERUPSI Gunung Semeru pada tahun 2005 (SM Banyumas/Dok ESDM)
ERUPSI Gunung Semeru pada tahun 2005 (SM Banyumas/Dok ESDM)
  • 20 Januari 2004 terjadi Awan panas guguran yang masuk ke Besuk  Bang sejauh 2500m kemudian pada tanggal 7 oktober kembali terjadi awan panas dengan jarak luncur 1000 m ke Besuk Bang. Awan panas terjadi dengan frekwensi lebih banyak pada bulan November dan desember dengan jarak luncur antara 1000–3000m menuju Besuk Bang.

2005

29 Desember 2005 terjadi Awan panas guguran yang masuk ke Besuk Bang sejauh masing-masing 1000, 1500 dan 2500m.

2007

15 Nopember 2007 terjadi awan panas guguran yang masuk ke Besuk Bang sejauh 1000m.

2008

  • 15 Mei 2008 terjadi guguran awan panas yang didahului oleh letusan asap dengan ketinggian + 600m. Arah awan panas ke Besuk Bang dengan jarak luncur 2500m.
  • 17 Mei 2008 terjadi guguran awan panas yang didahului oleh letusan asap dengan ketinggian + 500m. Arah awan panas ke Besuk Bang dengan jarak luncur 2000m.
  • 18 Mei 2008 terjadi 3x guguran awan panas yang didahului oleh letusan asap dengan ketinggian 500–600m. Arah awan panas ke Besuk Bang dengan jarak luncur 500, 1500, dan 2500m.
  • 19 Mei 2008 terjadi guguran awan panas yang didahului oleh letusan asap. Arah awan panas ke Besuk Bang dengan jarak luncur 1500m.
  • 21 Mei 2008 terjadi 6x guguran awan panas. Arah awan panas ke Besuk Bang, Besuk kembar dan Besuk Kobokan dengan jarak luncur  1000–3000 m.
  • 22 Mei 2008 terjadi 4x guguran awan panas. Arah awan panas ke Besuk Kobokan dengan jarak luncur 2500m.

 

 

Halaman:

Editor: Susanto

Sumber: BNPB

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X