Sejarah Letusan Gunung Semeru Terentang dari Tahun 1818 Sampai 2021

- Minggu, 5 Desember 2021 | 13:09 WIB
ERUPSI Gunung Semeru pada tahun 2005 (SM Banyumas/Dok ESDM)
ERUPSI Gunung Semeru pada tahun 2005 (SM Banyumas/Dok ESDM)

1978

Letusan masih terjadi dengan tinggi asap maksimum mencapai 800m di atas tepi kawah. Awan panas guguran terjadi di Besuk Kembar 3 kali dalam bulan Maret dan 15 kali dalam bulan Mei dengan jarak luncur maksimum 7km.

1979

Letusan masih terjadi, guguran disertai awan panas meluncur ke Besuk Kembar mencapai jarak maksimum 3km.

1980

Letusan berlangsung setahun penuh, terjadi guguran diselingi awan panas ke Besuk Kobokan dan Besuk Kembar.

1981

Letusan - letusan kecil, lava mengalir lewat tepi kawah masuk ke Besuk Kembar dan membentuk lidah lava. Pada tanggal 28 Maret terjadi guguran lidah lava di Besuk Kembar diikuti awan panas guguran yang menyeleweng pada ketinggian 1400m dpl dan masuk ke Besuk Bang mencapai jarak maksimum 10km dari tepi kawah, tumpukan endapannya 6,2 juta m3. Suhu ladu atau endapan awan panas di dekat Dukuh Supit Tengah 120°C. Pada tanggal 29 Maret dan antara 3 dan 4 April terjadi beberapa kali awan panas guguran dengan jarak luncur maksimum 7km.

1982

Bulan Mei terjadi peningkatan jumlah letusan, guguran semuanya masuk ke Besuk Kembar, kadang disertai awan panas guguran mencapai jarak maksimum 3,5km dari kawah.

Halaman:

Editor: Susanto

Sumber: BNPB

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X